Deni Ribowo Apresiasi Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba
- account_circle Andi
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- print Cetak

Deni Ribowo Soroti Pengungkapan Kasus Narkoba
LAMPUNG, Tipikal.id — Deni Ribowo mengapresiasi Polda Lampung setelah jajaran kepolisian mengungkap 379 kasus narkoba dalam Operasi Antik Krakatau 2026, Senin (28/9/2026).
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung itu menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta seluruh jajaran atas pengungkapan ratusan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika tersebut.
-
Apresiasi untuk Polda Lampung
Deni menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni Ribowo.
-
Barang Bukti Capai Puluhan Kilogram
Dalam Operasi Antik Krakatau 2026, jajaran Polda Lampung mengamankan berbagai jenis barang bukti narkotika. Polisi antara lain menyita sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram.
Selain sabu, polisi juga mengamankan ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Secara keseluruhan, nilai ekonomis barang bukti tersebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
-
Deni Dorong Sinergi Pemberantasan Narkoba
Menurut Deni, keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 tidak hanya terlihat dari jumlah kasus yang polisi ungkap. Lebih dari itu, operasi tersebut turut mendukung upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam melindungi masyarakat Lampung dari ancaman narkoba. Namun, pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Karena itu, Deni menegaskan perlunya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga.
Menurutnya, berbagai pihak perlu menjalankan pencegahan secara bersamaan dengan penegakan hukum.
-
Masyarakat Diminta Aktif Melapor
Selanjutnya, Deni mengajak masyarakat ikut membantu aparat dengan melaporkan dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
“Jika masyarakat mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110. Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 mendorong penguatan gerakan bersama untuk menciptakan Provinsi Lampung yang aman dari ancaman narkoba.
“Pencegahan harus terus dilakukan bersama-sama. Edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, harus diperkuat agar mereka memahami bahaya narkoba dan memiliki kesadaran untuk menjauhinya,” pungkas Deni.
- Penulis: Andi




