Inter Juara Liga Italia, Raih Scudetto Ke-21
- account_circle Andi
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- print Cetak

Inter Juara Liga Italia Setelah Kalahkan Parma
Jakarta, TIPIKAL.ID— Inter juara Liga Italia musim 2025-2026 setelah mengalahkan Parma dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (3/5/2026). Kemenangan ini memastikan Inter Milan meraih scudetto ke-21 dalam sejarah klub.
-
Kemenangan Pastikan Gelar Tanpa Bergantung Rival
Sebenarnya, Inter hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar. Namun demikian, tim memilih meraih kemenangan penuh.
Di sisi lain, pesaing terdekat mereka, Napoli, hanya bermain imbang 0-0 melawan Como sehari sebelumnya.
-
Gol Thuram dan Mkhitaryan Kunci Kemenangan
Marcus Thuram membuka keunggulan Inter saat menerima umpan dari Piotr Zielinski. Ia mencetak gol ke gawang Parma yang dijaga Zion Suzuki.
Selanjutnya, Henrikh Mkhitaryan memastikan kemenangan pada menit ke-80 setelah memanfaatkan operan Lautaro Martinez.
-
Cristian Chivu Bawa Energi Baru
Pelatih baru Inter, Cristian Chivu, langsung membawa tim meraih gelar di musim debutnya. Ia menciptakan perubahan signifikan di ruang ganti.
-
Kapten Inter, Lautaro Martinez,
mengatakan:
“Pelatih telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membawa energi dan antusiasme baru,”
Ia menambahkan:
“Chivu memastikan semua orang merasa terlibat dan bahkan bisa berlatih dengan senyum, itu sangat membantu,”
-
Chivu Ikuti Jejak Mourinho
Cristian Chivu masuk dalam daftar pelatih yang sukses meraih gelar di musim pertama bersama Inter. Ia menyamai pencapaian Jose Mourinho.
Selain itu, Chivu juga mencatat sejarah sebagai sosok yang membawa Inter juara sebagai pemain dan pelatih.
-
Tiga Senjata Utama Inter Musim Ini
Keberhasilan Inter tidak lepas dari kekuatan tim. Pertama, mereka unggul dalam situasi bola mati dengan 17 gol dari sepak pojok.
Kedua, Inter mencetak 19 gol melalui sundulan, terbanyak di Serie A.
Ketiga, mereka mencetak 12 gol dari luar kotak penalti, menjadikan tim paling berbahaya dalam tembakan jarak jauh.
-
Perjalanan Tidak Selalu Mulus
Meski sukses, perjalanan Inter musim ini tidak berjalan sempurna. Tim sempat mengalami tekanan di awal musim.
Selain itu, Inter gagal melangkah jauh di Liga Champions setelah tersingkir lebih awal.
-
Pujian untuk Chivu dan Tim
Presiden Inter, Beppe Marotta, memberikan apresiasi atas keberhasilan ini.
“Ini adalah scudetto milik Cristian Chivu dan para pemain, yang harus kami ucapkan terima kasih atas apa yang telah mereka lakukan. Di baliknya ada budaya kerja yang hebat dan rasa memiliki yang kuat, yaitu kesadaran akan apa arti mewakili Inter,” ujarnya.
Ia menambahkan:
“Chivu adalah seorang pemimpin, ia pernah memenangkan treble sebagai pemain, bekerja dengan baik di tim Primavera, dan juga berkembang di Parma.”
“Perkembangannya sangat jelas, ia akan memiliki karier yang cemerlang dan saya berharap ia bisa terus bertahan di sini. Bagi kami dia adalah sosok yang ideal. Kesuksesan ini terutama adalah karena jasanya,” (Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



