Breaking News
dark_mode

Lonjakan Wisatawan Lampung Dorong Sektor Properti

  • account_circle Andi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Lonjakan Wisatawan Lampung Picu Peluang Properti

Lampung, TIPIKAL.ID — Lonjakan wisatawan Lampung mendorong peluang besar bagi sektor properti di daerah tersebut.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat peningkatan signifikan jumlah wisatawan dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025, sehingga kondisi ini membuka ruang investasi yang semakin luas.

  • Gubernur Soroti Peluang dan Tantangan

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan hal tersebut saat menghadiri HUT ke-54 Real Estate Indonesia (REI) di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (5/5/2026).

Selain itu, ia menekankan bahwa sektor ini memiliki potensi besar jika pelaku usaha bergerak cepat.

Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan yang masih muncul, terutama durasi kunjungan wisatawan yang masih rendah.

Saat ini, rata-rata lama tinggal wisatawan baru mencapai sekitar 1,3 hari.

“Perlu dukungan sektor properti untuk menghadirkan fasilitas yang membuat wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja,” ujarnya.

  • Sektor Properti Perkuat Fasilitas Pariwisata

Selanjutnya, pemerintah mendorong pelaku sektor properti untuk menghadirkan fasilitas penunjang pariwisata secara lebih optimal.

Dengan demikian, pengembang dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperpanjang masa tinggal mereka.

Selain itu, pengembangan infrastruktur dan akomodasi menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Lampung.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pengusaha properti harus terus diperkuat.

  • Peningkatan Mahasiswa Tingkatkan Kebutuhan Hunian

Di sisi lain, peningkatan jumlah pendaftar perguruan tinggi hingga 25 persen turut meningkatkan kebutuhan hunian di wilayah perkotaan.

Kota seperti Bandar Lampung dan Metro menjadi pusat pertumbuhan kebutuhan tempat tinggal.

Selain itu, pertumbuhan sektor pendidikan mendorong permintaan hunian bagi mahasiswa dan pendatang baru.

Dengan begitu, sektor properti memiliki peluang tambahan di luar pariwisata.

  • Ajakan Bangun Kawasan Terpadu

Lebih lanjut, Gubernur Mirza mengajak Real Estate Indonesia (REI) untuk berperan aktif dalam pengembangan kawasan terpadu.

Kawasan ini akan menggabungkan sektor pariwisata, pendidikan, dan permukiman dalam satu ekosistem.

Dengan demikian, langkah tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Lampung. (Andi Rahmat)

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Ilegal Lampung Selatan Masuk Tahap Penuntutan

    Tambang Ilegal Lampung Selatan Masuk Tahap Penuntutan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Tambang Ilegal Lampung Selatan Dilimpahkan ke Kejari Lampung Selatan, tipikal.id — Kasus tambang ilegal Lampung Selatan memasuki tahap penuntutan setelah Satreskrim Polres Lampung Selatan melimpahkan tersangka JE (56) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Rabu (10/6/2026). Penyidik melakukan pelimpahan tahap II setelah jaksa peneliti menyatakan berkas perkara lengkap atau P-21. Kanit Tipidter Satreskrim […]

  • Pengangkatan Tenaga Ahli Bupati Pringsewu Dilaporkan ke Kejari

    Pengangkatan Tenaga Ahli Bupati Pringsewu Dilaporkan ke Kejari

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Pengangkatan Tenaga Ahli Jadi Sorotan DPP MAI Bandar Lampung, Tipikal.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Marwah Aliansi Indonesia (MAI) menyoroti pengangkatan empat tenaga ahli Bupati Pringsewu. DPP MAI juga melaporkan dugaan pemborosan anggaran tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus). Ketua Harian DPP MAI, Agus Supiyanto, S.Kom, yang akrab […]

  • Aset Hanania Travel Dilacak, Polda Metro Upayakan Pemulihan Korban

    Aset Hanania Travel Dilacak, Polda Metro Upayakan Pemulihan Korban

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Polda Metro Telusuri Aset Hanania Travel untuk Kembalikan Kerugian Korban Jakarta, tipikal.id — Polda Metro Jaya memfokuskan penyelidikan pada Aset Hanania Travel dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF). Penyidik menelusuri aset dan aliran dana tersangka guna memulihkan kerugian para calon jemaah yang gagal berangkat […]

  • Sistem Penerimaan Murid Baru SDN 1 Karyamulyasari Dibuka

    Sistem Penerimaan Murid Baru SDN 1 Karyamulyasari Dibuka

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Sistem Penerimaan Murid Baru SDN 1 Karyamulyasari Resmi Dibuka Lampung Selantan, TIPIKAL.ID — Sistem Penerimaan Murid Baru SDN 1 Karyamulyasari untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai 8 hingga 12 Juni 2026. Sekolah membuka pendaftaran bagi calon peserta didik baru dengan kuota terbatas. Panitia penerimaan siswa mengajak masyarakat segera melakukan pendaftaran agar tidak kehabisan kuota. […]

  • Situs Megalitik Canguk Gaccak Dipertanyakan Warga Adat

    Situs Megalitik Canguk Gaccak Dipertanyakan Warga Adat

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Masyarakat Adat Minta Kepastian Luasan Situs Canguk Gaccak Lampung Utara, TIPAKAL.ID — Situs Megalitik Canguk Gaccak di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, kembali menjadi perhatian masyarakat adat. Mereka mempertanyakan kejelasan status dan luasan kawasan cagar budaya tersebut agar pelestarian warisan leluhur dapat berjalan maksimal. Tokoh adat Lampung Utara, Purnia Suttan Guru Adat […]

  • Ketika Sang Pemburu Koruptor Diburu Hukum: Negara Sedang Menguji Dirinya Sendiri

    Ketika Sang Pemburu Koruptor Diburu Hukum: Negara Sedang Menguji Dirinya Sendiri

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Kepercayaan Publik Sedang Dipertaruhkan Opini Oleh : Andi Rahmat (Pimpinan Redaksi Tipikal.Id) Lampung, Tipikal.id — Apa jadinya jika orang yang selama ini memimpin perburuan terhadap koruptor justru harus menjalani proses hukum? Pertanyaan itu kini bergema di ruang publik setelah mencuatnya kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Terlepas dari bagaimana akhir […]

expand_less