TMMD Ke-129 Resmi Ditutup, Tinggalkan Jejak Nyata
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
- print Cetak

TMMD Ke-129 Resmi Ditutup Setelah 30 Hari Pengabdian
Bandar Lampung, Tipikal.id — TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung resmi ditutup setelah berlangsung selama 30 hari penuh semangat, kebersamaan, dan gotong royong. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis (13/8/2026).
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tersebut menghadirkan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, berbagai instansi, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan warga dalam upaya mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
-
Kehadiran Pejabat dan Unsur Masyarakat
Selain menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan TMMD, upacara penutupan juga menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Asintel Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., S.T., M.Tr.(Han), Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., serta unsur Forkopimda dan masyarakat.
Selain itu, perwakilan Wali Kota Bandar Lampung, jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Lanal Lampung, Lanud P.M. Bunyamin, Brigif 4 Mar/BS, Denpom, BPBD, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan berbagai organisasi kemasyarakatan juga turut hadir.
-
Ratusan Personel Terlibat dalam TMMD
Dalam pelaksanaan upacara, sebanyak 446 personel dari berbagai unsur ikut ambil bagian. Mereka berasal dari Yonif TP, Kodim 0410/KBL, Lanal Lampung, Lanud P.M. Bunyamin, Brigif 4 Mar/BS, Polresta Bandar Lampung, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD, Mitra Kodim, Hipakad, FKPPI, PPM, Banser, Hansip/Linmas, mahasiswa UIN, SMAN 7 Bandar Lampung, serta masyarakat.
Dengan keterlibatan berbagai elemen tersebut, pelaksanaan TMMD menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat antara aparat dan warga.
-
Sasaran Fisik Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Selama pelaksanaan program, personel Satgas bersama masyarakat menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan fisik. Mereka membangun dan memperbaiki infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Di antaranya peningkatan akses dan konektivitas wilayah, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sarana air bersih, fasilitas MCK, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Karena itu, hasil pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dan sekitarnya.
-
Program Nonfisik Perkuat Pengetahuan Masyarakat
Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pembekalan mengenai kesehatan, pencegahan stunting, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, mitigasi bencana, hingga ketahanan pangan.
Dengan demikian, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
-
TMMD Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat.
TMMD juga menjadi sarana untuk mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selama 30 hari pelaksanaan, seluruh personel Satgas bersama pemerintah daerah dan masyarakat menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi dalam menyelesaikan seluruh program yang telah direncanakan.
“Ketika TNI, pemerintah dan rakyat bergerak dalam satu tekad dan tujuan yang sama, berbagai tantangan dapat dihadapi, serta pembangunan dapat diwujudkan dengan lebih cepat, efektif dan tepat sasaran,” demikian inti pesan dalam amanat tersebut.
-
Hasil Pembangunan Harus Terus Dijaga
Sementara itu, seluruh pihak juga menaruh perhatian besar terhadap keberlanjutan hasil pembangunan yang telah diwujudkan selama TMMD berlangsung.
Karena itu, masyarakat diharapkan menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi berikutnya.
Selain menjaga hasil pembangunan, masyarakat juga diharapkan mempertahankan semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan program.
-
Penutupan TMMD Menjadi Awal Pengabdian Berkelanjutan
Bagi Kodim 0410/KBL selaku pelaksana, keberhasilan TMMD Ke-129 merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat.
Dandim 0410/KBL sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., bersama jajaran Satgas dan Babinsa terus membangun komunikasi, kepedulian, serta rasa persaudaraan dengan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.
Dari proses tersebut lahir pesan bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, pembangunan akan semakin kuat dan manfaatnya semakin luas.
Setelah penutupan resmi, seluruh hasil kegiatan TMMD diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan dan dipelihara bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah lokasi sasaran guna melihat langsung hasil pembangunan yang telah diselesaikan selama program berlangsung.
TMMD Ke-129 TA 2026 memang telah berakhir. Namun demikian, semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian yang lahir dari program tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. (Andi Rahmat)
- Penulis: Andi




