AS Serang Iran Setelah Apache Ditembak Jatuh di Hormuz
- account_circle Andi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

AS Serang Iran sebagai Respons atas Insiden Apache di Selat Hormuz
Jakarta, tipikal.id — AS Serang Iran setelah militer Iran menembak jatuh helikopter Apache milik Amerika Serikat di Selat Hormuz. Komando Pusat Amerika Serikat mengumumkan serangan balasan tersebut pada Rabu (10/6/2026) sebagai respons yang disebut proporsional terhadap tindakan Iran.
Komando Pusat AS menyampaikan bahwa pasukan Amerika mulai menjalankan operasi pertahanan diri atas arahan Panglima Tertinggi.
-
Pernyataan Resmi Komando Pusat AS
Dalam unggahan di platform X, Komando Pusat AS menyatakan:
“Pasukan Amerika mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran, pada pukul 17.00 ET (04.00 WIB) hari ini atas arahan Panglima Tertinggi, sebagai respons terhadap jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS kemarin.”
Selain itu, Komando Pusat AS juga menegaskan:
” Misi ini merupakan respons proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan.”
-
Ledakan Terdengar di Wilayah Selatan Iran
Tak lama setelah pengumuman tersebut, media Iran melaporkan adanya suara ledakan di kawasan pantai selatan Iran yang berada dekat Selat Hormuz.
Sementara itu, ketegangan di kawasan strategis tersebut terus meningkat setelah berbagai insiden militer yang melibatkan kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.
-
Apache Menjadi Pesawat Kedua yang Ditembak Jatuh
Helikopter Apache yang jatuh di wilayah Selat Hormuz menjadi pesawat berawak kedua milik Amerika Serikat yang dikonfirmasi Washington ditembak jatuh oleh Iran selama konflik di Timur Tengah.
Sebelumnya, Amerika Serikat juga kehilangan pesawat tempur F-15 pada April lalu. Karena itu, insiden terbaru ini kembali memicu ancaman terhadap proses negosiasi yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran.
-
Trump Janjikan Serangan Balasan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku telah menerima laporan terkait insiden tersebut.
Dalam pernyataannya, Trump mengatakan:
“bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu Helikopter Apache kami yang sangat canggih saat berpatroli di Selat Hormuz.”
Meski demikian, seluruh awak helikopter dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera.
Namun, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan memberikan respons atas tindakan Iran tersebut.
“Amerika Serikat harus balas serangan ini,” kata Trump.
-
Ketegangan Gencatan Senjata Kembali Menguat
Insiden jatuhnya helikopter Apache dan rencana serangan balasan Amerika Serikat menjadi ancaman terbaru terhadap gencatan senjata yang berlangsung sejak 8 April.
Di sisi lain, Amerika Serikat dan Iran masih berupaya mencari jalan keluar diplomatik guna mengakhiri konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. (Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



