Hari Santri 2026, MAN 1 Bandar Lampung Teladani Ulama
- account_circle Andi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

### ✅ Judul Artikel (H1)
Hari Santri 2026 Perkuat Karakter dan Semangat Belajar
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Hari Santri 2026 menjadi momentum bagi MAN 1 Bandar Lampung untuk mengajak murid meneladani perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui upacara peringatan pada Kamis (22/10/2026), madrasah mendorong murid meningkatkan semangat belajar, kedisiplinan, serta penghormatan kepada guru.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, S.Pd., M.M., bersama keluarga besar madrasah menjadikan peringatan ini sebagai sarana untuk memperkuat nilai keislaman dan kebangsaan. Upacara mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dengan rangkaian pengibaran bendera, menyanyikan lagu Hari Santri, pembacaan Resolusi Jihad, amanat inspektur upacara, dan pembacaan Ikrar Santri.
-
Pembacaan Resolusi Jihad Kenang Perjuangan Ulama
Syaifuddin, M.Pd., membacakan Resolusi Jihad untuk mengingatkan peserta upacara tentang perjuangan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad yang dicetuskan KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 menjadi tonggak penting dalam membangkitkan semangat perjuangan umat Islam menghadapi ancaman penjajahan.
Melalui pembacaan tersebut, MAN 1 Bandar Lampung mengajak murid memahami sejarah perjuangan bangsa. Selain itu, madrasah mendorong mereka meneladani keberanian, keikhlasan, dan pengabdian para ulama dalam menjaga kemerdekaan.
-
Ahmad Saidi Tekankan Kesungguhan Menuntut Ilmu
Ahmad Saidi bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak murid menghargai pengorbanan para pahlawan dan ulama dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif, terutama belajar secara sungguh-sungguh.
Ia menjelaskan bahwa generasi saat ini memiliki kesempatan menuntut ilmu tanpa harus menghadapi perjuangan bersenjata seperti para pendahulu. Karena itu, murid perlu mensyukuri kesempatan tersebut dengan memanfaatkan waktu belajar sebaik-baiknya.
“Para pendahulu kita telah berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan yang besar. Sekarang, tugas kita adalah mensyukuri perjuangan mereka dengan belajar secara serius, menuntut ilmu, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan,” pesannya.
-
MAN 1 Bandar Lampung Dorong Murid Menghormati Guru
Selain menekankan kesungguhan belajar, Ahmad Saidi mengingatkan murid agar menjaga sikap selama menempuh pendidikan di madrasah. Menurutnya, keseriusan dalam belajar membantu murid meraih hasil yang lebih baik.
Oleh karena itu, ia mengajak murid memanfaatkan waktu secara optimal, meningkatkan pengetahuan, dan membangun karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.
Ahmad Saidi juga menekankan pentingnya menghormati guru yang membimbing murid dalam memperoleh ilmu dan membentuk kepribadian. Ia mengajak seluruh murid menjaga adab, menghargai nasihat, serta memahami peran guru dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Saidi mengapresiasi murid yang menjalankan tugas upacara meskipun harus mengikuti kegiatan di bawah terik matahari. Ia berharap pengalaman itu menumbuhkan tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat pengabdian.
-
Ikrar Santri Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Anggi Dwi Putra, guru MAN 1 Bandar Lampung, memimpin pembacaan Ikrar Santri dalam rangkaian upacara. Ikrar tersebut menegaskan komitmen santri untuk menjaga nilai keislaman, semangat kebangsaan, serta pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, MAN 1 Bandar Lampung berharap murid mampu meneladani perjuangan ulama dan santri terdahulu. Madrasah juga mendorong murid untuk bersungguh-sungguh menuntut ilmu, menghormati guru, dan mengamalkan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik, murid diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta ikut menguatkan negeri menuju Indonesia Emas.
- Penulis: Andi




