Idul Adha 1447 Hijriyah, BPDI Lampung Ajak Tebar Kepedulian
- account_circle Andi
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- print Cetak

Idul Adha 1447 Hijriyah Jadi Momentum Pengabdian dan Persaudaraan
Lampung, TIPIKAL.ID — Idul Adha 1447 Hijriyah menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pemuda Demokrasi Indonesia (BPDI) Lampung untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai kepedulian, pengabdian, dan persaudaraan dalam kehidupan sosial.
Melalui ucapan resmi Hari Raya Idul Adha, Ketua Umum BPDI Lampung Ahmad Syukri, ST., SH., CPM menyampaikan pesan moral yang menekankan pentingnya ketulusan dan keikhlasan dalam berkorban demi kepentingan bersama.
Selain itu, momentum Idul Adha juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga solidaritas serta mempererat hubungan antar sesama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini.
-
Pesan Ketua Umum BPDI Lampung
Dalam ucapan resminya, Ahmad Syukri menyampaikan:
“Semoga keikhlasan dan ketulusan pengorbanan Nabi Ibrahim AS mengajarkan kita arti pengabdian, kepedulian, dan persaudaraan. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai pengorbanan dalam Idul Adha tidak hanya berkaitan dengan ibadah semata, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
-
BPDI Lampung Dorong Nilai Kebersamaan
BPDI Lampung menilai Hari Raya Idul Adha menjadi momen strategis untuk memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.
Karena itu, organisasi kepemudaan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni sosial serta meningkatkan rasa empati dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, semangat Idul Adha juga diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda agar terus mengedepankan nilai kemanusiaan, pengabdian, dan solidaritas sosial.
-
Harapan untuk Masyarakat
Melalui peringatan Idul Adha 1447 Hijriyah, BPDI Lampung berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam membangun keikhlasan dan kepedulian sosial.
Dengan demikian, semangat berbagi dan persaudaraan dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kebersamaan.(Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



