KPK Kumpulkan Kepala Daerah Lampung Perkuat Pencegahan Korupsi
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
- print Cetak

KPK Kumpulkan Kepala Daerah Lampung Bahas Penguatan Pencegahan Korupsi
Bandar Lampung, Tipikal.id — KPK mengumpulkan kepala daerah Lampung untuk memperkuat pencegahan korupsi di daerah. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin forum koordinasi di Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/7/2026). Seluruh bupati dan wali kota se-Lampung hadir bersama jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memimpin forum secara tertutup. Panitia tidak mengizinkan awak media masuk ke ruang pertemuan sehingga mereka menunggu di lobi.
-
Seluruh Kepala Daerah Hadiri Forum
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Edi Suryanto, Kepala Kanwil ATR/BPN Lampung Suwito, dan Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN Dedi Noor Cahyanto turut menghadiri forum tersebut.
Melalui forum ini, KPK memperkuat koordinasi, supervisi, dan pengawasan terhadap pemerintah daerah. Langkah itu sekaligus merespons meningkatnya perhatian publik terhadap kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah.
-
KPK Fokus pada Pencegahan Korupsi
Usai pertemuan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Edi Suryanto belum bersedia menjelaskan kemungkinan adanya temuan terkait dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi Lampung.
“Kami belum bisa menyampaikan hal tersebut. Kehadiran kami lebih kepada menjalankan fungsi koordinasi, supervisi, dan pengawasan sebagai langkah pencegahan agar praktik korupsi tidak terjadi di daerah,” kata Edi kepada awak media.
Edi menegaskan KPK terus mendorong pemerintah daerah membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. KPK juga meminta pemerintah daerah memperbaiki pengelolaan aset, perencanaan anggaran, dan pelayanan publik.
-
KPK Perkuat Integritas Pemerintah Daerah
Melalui forum ini, KPK memperkuat komitmen pemerintah daerah di Lampung untuk mencegah korupsi. Selain itu, KPK berharap setiap kepala daerah menjaga integritas dan memperkuat sistem pencegahan korupsi di wilayah masing-masing. (Andi Rahamat)
- Penulis: Andi




