Gelar Adat Pangdam XXI/RI, Kristomei Sianturi Jadi Pangeran Satria Negara
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

Gelar Adat Pangdam XXI/RI Resmi Disematkan di Lampung Utara
Lampung Utara, Tipikal.id – Gelar Adat Pangdam XXI/RI resmi disematkan kepada Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) melalui prosesi Angkon Muakhi dan Khuruk Adat Lampung di kediaman Suttan Rajo Putra Negara, Ansori Sabak, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Kamis (9/7/2026). Prosesi tersebut menetapkan Pangdam XXI/Radin Inten menyandang gelar adat Pangeran Satria Negara sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat Lampung terhadap pengabdian dan ikatannya dengan tanah kelahirannya.
-
Penganugerahan Jadi Simbol Pengakuan Adat
Prosesi adat berlangsung khidmat dan mempertemukan tokoh adat, pemerintah daerah, serta unsur TNI. Selain itu, masyarakat adat Abung Siwo Migo mengakui Kristomei Sianturi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lampung.
Penganugerahan gelar tersebut menjadi simbol bahwa putra kelahiran Lampung Utara diterima secara resmi sebagai warga kehormatan adat Lampung.
-
Bupati Sebut Angkon Muakhi Memiliki Makna Moral
Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., menegaskan bahwa Angkon Muakhi bukan sekadar prosesi seremonial. Menurutnya, tradisi tersebut membawa ikatan moral sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga besar adat.
“Beliau adalah putra Lampung Utara yang lahir dari keberagaman. Dengan prosesi ini, beliau resmi menjadi bagian dari masyarakat adat Lampung Utara, khususnya Abung Siwo Migo,” ujar Bupati.
Ia juga menilai penganugerahan gelar kepada Pangdam menjadi catatan sejarah karena seseorang yang berasal dari latar belakang suku berbeda dapat diterima dan menyatu dalam masyarakat adat Lampung.
-
Pangdam Sampaikan Rasa Haru dan Komitmen Membangun Daerah
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat adat Lampung.
“Hari ini saya merasa seutuhnya menjadi orang Lampung, khususnya orang Lampung Utara. Kotabumi adalah kota yang sangat saya cintai, tempat saya dilahirkan dan tempat orang tua saya dimakamkan,” ungkap Pangdam.
Selanjutnya, Pangdam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan Lampung Utara agar kembali menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.
-
Perkuat Persatuan TNI, Pemerintah, dan Masyarakat Adat
Prosesi pengangkatan Pangdam XXI/Radin Inten sebagai warga kehormatan adat Lampung Utara diharapkan memperkuat persatuan dalam keberagaman. Di samping itu, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam membangun Bumi Ragem Tunas Lampung.
- Penulis: Andi



