Breaking News
dark_mode

Dugaan Pungli Bantuan Pangan di Tanjung Ratu, KPM Diminta Rp20 Ribu dan 3 Kg Beras

  • account_circle Andi
  • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
  • print Cetak

Dugaan Pungli Bantuan Pangan di Katibung

LAMPUNG SELATAN, Tipikal.id — Dugaan pungli bantuan pangan di Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan setelah sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku harus membayar Rp20.000 dan menyerahkan 3 kilogram beras setiap kali menerima bantuan pangan dari Bulog. Warga menyebut pungutan tersebut menggunakan alasan biaya transportasi dan pemerataan bantuan bagi masyarakat yang tidak menerima bansos.

  • Warga Mengaku Membayar Rp20.000 dan Menyerahkan Beras

Berdasarkan penelusuran di lapangan pada Rabu (14/10/2026), sejumlah KPM mengaku menerima alokasi bantuan beras, tetapi juga menghadapi permintaan uang sebesar Rp20.000 per KPM. Selain itu, warga mengaku harus menyerahkan 3 kilogram beras kepada pihak RT atau kepala dusun.

Warga menyebut petugas lingkungan menggunakan alasan biaya transportasi untuk meminta uang tersebut. Sementara itu, pihak RT atau kepala dusun meminta sebagian beras dengan alasan untuk membantu warga yang tidak menerima bantuan sosial.

  • Warga Sebut Dugaan Pungutan Berulang

Sejumlah warga Dusun Umbul Pabrik, Desa Tanjung Ratu, menyampaikan keterangan kepada media pada Rabu (14/10/2026). Mereka meminta redaksi merahasiakan identitasnya karena khawatir menghadapi dampak setelah mengungkap dugaan praktik tersebut.

Menurut keterangan warga, dugaan pungutan itu bukan kali pertama terjadi. Mereka menyebut praktik serupa terus berulang dalam penyaluran bantuan pangan.

  • Kepala Dusun Umbul Pabrik Membenarkan Penarikan Uang

Kepala Dusun Umbul Pabrik, Suwandi, membenarkan adanya penarikan uang dari para penerima bantuan. Ia juga menyebut penarikan tersebut berlangsung di seluruh dusun di Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung.

“Penarikan itu tidak hanya terjadi di dusun saya saja, tapi semua dusun melakukan hal yang sama. Nominalnya sebesar Rp.20.000/kpm”tegasnya

“Soal pemotongan 3 kg itu juga benar karena untuk memberi warga yang tidak mendapatkan bantuan bansos”tambah Suwandi Rabu 14/10/2026.

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dalam penelusuran dugaan pungutan dan pengambilan sebagian beras bantuan di desa tersebut. Namun, redaksi masih memerlukan keterangan dari pemerintah desa dan pihak penyalur untuk memperoleh gambaran yang berimbang mengenai kebijakan maupun pelaksanaan penyaluran bantuan.

  • Potensi Akumulasi Uang dan Beras yang Dikumpulkan

Suwandi menyebut lebih dari 300 KPM di Dusun Umbul Pabrik menerima bantuan beras. Jika setiap KPM membayar Rp20.000 dan jumlah penerima melebihi 300 orang, total pungutan uang di dusun tersebut dapat melampaui Rp6 juta dalam satu kali penyaluran.

Selain uang, permintaan 3 kilogram beras dari setiap KPM juga berpotensi menghasilkan lebih dari 900 kilogram beras jika jumlah penerima melebihi 300 orang. Jumlah tersebut belum mencakup penerima bantuan di dusun lain.

Meski demikian, angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan jumlah KPM dan nominal yang disampaikan Suwandi. Redaksi masih memerlukan verifikasi lebih lanjut mengenai jumlah penerima, frekuensi penyaluran, serta total uang dan beras yang terkumpul.

  • Bantuan Pangan Beras Bulog dan Ketentuan Biaya

Program bantuan pangan beras pemerintah bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, dugaan pungutan uang maupun permintaan sebagian beras perlu mendapat penjelasan dari pemerintah desa, pihak penyalur, dan instansi yang berwenang.

Dalam penyaluran bantuan, masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai hak KPM, ketentuan distribusi, serta dasar setiap biaya yang diminta. Jika pihak tertentu meminta uang atau mengambil sebagian bantuan tanpa dasar yang sah, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan kepada instansi terkait untuk meminta pemeriksaan.

  • Pemerintah Desa dan Pihak Terkait Perlu Memberikan Klarifikasi

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum menerima klarifikasi resmi dari Kepala Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, mengenai dugaan pungutan Rp20.000 dan permintaan 3 kilogram beras dari setiap KPM.

Redaksi Tipikal.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pemerintah desa, pihak penyalur, instansi terkait, maupun pihak lain yang berkepentingan. Redaksi akan memuat keterangan relevan untuk menjaga keberimbangan pemberitaan serta memberi kesempatan kepada seluruh pihak untuk menjelaskan persoalan ini.

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Naik Usai Juara Hungaria

    Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Naik Usai Juara Hungaria

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Klasemen MotoGP 2026 Berubah Setelah Balapan di Hungaria Jakarta, tipikal.id — Klasemen MotoGP 2026 mengalami perubahan setelah Marc Marquez meraih kemenangan pada MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Balatonboglar, Minggu (7/6/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut memberikan tambahan 25 poin bagi pembalap Ducati Lenovo Team itu sekaligus menjadi kemenangan pertamanya pada balapan Grand […]

  • Penasehat JPKP Lampung Ajak Isi Kemerdekaan dengan Karya

    Penasehat JPKP Lampung Ajak Isi Kemerdekaan dengan Karya

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Penasehat JPKP Lampung Dorong Semangat Kemerdekaan yang Produktif Lampung, Tipikal.id — Penasehat JPKP Lampung Totok Yulianto mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan karya nyata, integritas, dan semangat membangun bangsa. Ajakan tersebut ia sampaikan menjelang peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan dan meningkatkan […]

  • Rapat Rukem Permata Asri Bahas Dana dan Aturan Baru

    Rapat Rukem Permata Asri Bahas Dana dan Aturan Baru

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Rapat Rukem Permata Asri Sepakati Aturan Pembayaran dan Pengelolaan Lampung Selatan, TIPIKAL.ID — Rapat Rukem Permata Asri di Perum Permata Asri Blok I8, Jati Agung, Lampung Selatan, berlangsung pada Jumat malam di kediaman Ketua RT, Sugeng S.I.KOM. Dalam rapat tersebut, warga membahas laporan dana rukem serta menyepakati sejumlah aturan baru terkait pembayaran, penagihan, hingga pengelolaan […]

  • RRI Lampung Dapat Dukungan Pemprov Perkuat Informasi Publik

    RRI Lampung Dapat Dukungan Pemprov Perkuat Informasi Publik

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    RRI Lampung Perkuat Edukasi dan Informasi Publik BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — RRI Lampung mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat edukasi dan penyebaran informasi publik kepada masyarakat. Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam pembukaan RRI Fest dan Bintang Radio 2026 di Kantor RRI Bandar Lampung, Rabu (2/9/2026). Pemprov Apresiasi Peran RRI Gubernur Lampung menyampaikan […]

  • Rachel Faradhilla Lolos Final OSN Fisika Nasional MAN 1 2026

    Rachel Faradhilla Lolos Final OSN Fisika Nasional MAN 1 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Rachel Faradhilla Lolos Final OSN Nasional Bandar Lampung, Tipikal.id — Rachel Faradhilla, siswi kelas XII F1.3 MAN 1 Bandar Lampung, lolos ke Final Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional 2026 bidang Fisika. Prestasi tersebut membawa nama MAN 1 Bandar Lampung ke tingkat nasional sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah. Wakili MAN 1 Bandar Lampung […]

  • Kebenaran dan Pendidikan Merdeka, Sudahkah Terwujud di Usia 81 Tahun Indonesia?

    Kebenaran dan Pendidikan Merdeka, Sudahkah Terwujud di Usia 81 Tahun Indonesia?

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Kebenaran dan Pendidikan Merdeka Menjadi Refleksi HUT RI ke-81 Bandar Lampung, Tipikal.id — Kebenaran dan Pendidikan Merdeka menjadi tema refleksi yang disampaikan Pimpinan Redaksi Tipikal.id, Andi Rahmat, dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Melalui opini ini, ia mengajak masyarakat meninjau kembali makna kemerdekaan yang sesungguhnya, khususnya dalam kehidupan pers dan dunia pendidikan […]

expand_less