Kemenag Lampung Catat 4.765 Publikasi Sepanjang 2026
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
- print Cetak

Kemenag Lampung Perkuat Publikasi Digital, Kunjungan Website Tembus 985 Ribu
LAMPUNG, Tipikal.id — Kemenag Lampung mencatat 4.765 publikasi sepanjang Januari hingga September 2026. Selain itu, website resmi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung mencatat 985.530 kunjungan sepanjang periode pelaporan. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas komunikasi publik dan pengelolaan informasi digital di lingkungan Kemenag Lampung.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., memaparkan capaian tersebut kepada tim juri Humas Award Kementerian Agama Republik Indonesia melalui wawancara virtual menggunakan Zoom, Kamis (29/10/2026).
-
Publikasi Kemenag Lampung Capai 4.765 Berita
Dalam pemaparannya, Zulkarnain menjelaskan bahwa ribuan publikasi tersebut mencakup berbagai program dan kebijakan Kementerian Agama.
Rinciannya meliputi 1.953 publikasi terkait Asta Cita, 2.846 publikasi Asta Protas, 46 publikasi PHTC, serta 540 publikasi dukungan pusat.
Dalam kegiatan tersebut, Zulkarnain turut didampingi Ketua Tim Kerja Humas Antonius Jemi, Ketua Tim Data dan Informasi (Datin) Nurul Fajri, serta anggota tim Humas dan Datin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.
Zulkarnain menegaskan bahwa setiap publikasi harus memenuhi standar jurnalistik agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan mudah dipahami.
“Informasi yang dipublikasikan harus memenuhi kaidah jurnalistik 5W+1H agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas, utuh, dan mudah dipahami,” kata Zulkarnain.
Selain itu, ia meminta jajaran humas mengutamakan substansi program daripada sekadar melaporkan kegiatan seremonial.
“Publikasi bukan hanya tentang mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga menyampaikan substansi program, manfaat, dan dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.
-
Website Kemenag Lampung Tembus 985 Ribu Kunjungan
Selanjutnya, dari sisi pengelolaan media digital, website Kanwil Kemenag Lampung mencatat 985.530 kunjungan sepanjang 2026 hingga periode pelaporan dalam materi presentasi.
Sementara itu, jumlah kunjungan kumulatif mencapai 1.458.071. Dasbor website juga menampilkan 319 kunjungan pada hari yang tercatat dan 7.212 kunjungan dalam periode bulanan.
Website tersebut menyediakan berbagai informasi dan layanan publik. Di antaranya profil instansi, berita, galeri foto, infografik, video, dokumen publik, informasi kontak, hingga layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan digital, pengelola website juga memperhatikan kemudahan pencarian informasi, tata letak responsif, ketersediaan dokumen unduhan, serta aksesibilitas bagi masyarakat dengan kebutuhan yang beragam.
Zulkarnain menegaskan bahwa website instansi harus mampu menjadi sumber informasi resmi yang mudah masyarakat akses.
“Website instansi harus menjadi pintu masuk masyarakat untuk memperoleh informasi resmi. Karena itu, informasi perlu disusun secara terstruktur, mudah ditemukan, dan dapat diakses dengan baik,” kata Zulkarnain.
-
Publikasi Kemenag Lampung Perluas Jangkauan Media
Di sisi lain, hubungan dengan media massa juga menjadi salah satu aspek dalam evaluasi kinerja kehumasan.
Materi presentasi mencatat sebanyak 28 berita yang mengutip publikasi Kanwil Kemenag Lampung. Capaian tersebut menunjukkan keterhubungan antara informasi resmi instansi dengan pemberitaan media.
Menurut Zulkarnain, setiap informasi yang disampaikan kepada media harus memenuhi unsur akurasi, aktualitas, relevansi, serta memiliki nilai berita.
“Informasi yang disampaikan kepada media harus memiliki nilai berita, akurat, relevan, dan didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
-
Kemenag Lampung Ikuti Penilaian Humas Award 2026
Pemaparan kinerja tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari produktivitas publikasi, pengelolaan website, kualitas konten, aksesibilitas informasi, hingga hubungan publikasi dengan media massa.
Seluruh aspek tersebut menjadi bahan penilaian Kanwil Kemenag Lampung dalam ajang Humas Award Kementerian Agama RI.
Zulkarnain menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi publik tidak hanya bergantung pada jumlah berita maupun statistik kunjungan website. Namun, kualitas informasi dan manfaatnya bagi masyarakat juga menjadi perhatian utama.
“Keberhasilan komunikasi publik tidak hanya dilihat dari banyaknya berita yang diterbitkan atau jumlah kunjungan website, tetapi juga dari sejauh mana informasi tersebut dapat dipahami, diakses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Zulkarnain.
Melalui evaluasi tersebut, Kanwil Kemenag Lampung terus mendorong penguatan komunikasi publik agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi resmi, akurat, transparan, dan bermanfaat.
- Penulis: Andi




