Muktamar NU Diharapkan Bahas Persoalan Umat dan Bangsa
- account_circle Andi
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- print Cetak

Oplus_16908288
Muktamar NU Jadi Forum Bahas Persoalan Umat
JOMBANG, Tipikal.id — Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, diharapkan tidak hanya membahas pemilihan Ketua Umum baru, tetapi juga membahas berbagai persoalan umat dan kebangsaan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Yenny Wahid menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026. Menurutnya, tantangan bangsa yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama kuat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
-
Pemerintah dan Masyarakat Perlu Saling Mendengarkan
Yenny Wahid menilai pemerintah dan masyarakat perlu membangun hubungan yang saling mendukung. Menurutnya, pemerintah perlu mendengarkan aspirasi masyarakat, sedangkan masyarakat perlu memberikan dukungan agar pemerintah dapat menjalankan amanah.
“Semua harus saling mendengarkan. Pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat, masyarakat juga mendoakan pemerintah agar bisa memegang amanah dengan teguh,” ujarnya.
Selain itu, Yenny menilai komunikasi dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat upaya bersama dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
-
Tantangan Bangsa Memerlukan Kerja Sama
Yenny mengatakan Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia menyoroti kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil serta ketegangan politik dunia yang turut memengaruhi kehidupan masyarakat.
Menurut Yenny, kondisi tersebut juga berdampak pada harga kebutuhan sehingga seluruh elemen bangsa perlu mengambil peran dalam menghadapi persoalan yang muncul.
“Karena pada saat ini tantangan bangsa sangat besar. Ekonomi tidak baik-baik saja di seluruh dunia. Harga-harga barang juga naik karena ketegangan di tingkat politik dunia. Ini semua membutuhkan kerja sama kita semua,” katanya.
Oleh karena itu, Yenny mengajak seluruh pihak memperkuat semangat kerja sama demi kepentingan masyarakat.
-
Muktamar NU Tidak Sekadar Memilih Ketua Umum
Lebih lanjut, Yenny berharap Muktamar NU ke-35 tidak hanya berfokus pada proses pemilihan Ketua Umum. Ia meminta forum tertinggi organisasi tersebut turut membahas berbagai persoalan keumatan yang membutuhkan perhatian dan solusi bersama.
“Saya berharap Muktamar ini bukan cuma sekadar memilih Ketua Umum baru, tetapi juga membahas persoalan-persoalan yang langsung berdampak pada keumatan,” tegasnya.
Menurut Yenny, NU memiliki posisi strategis sebagai organisasi besar yang dapat memberikan kontribusi dalam menghadapi persoalan sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
Karena itu, ia berharap pembahasan Muktamar dapat memberi perhatian terhadap berbagai isu yang berkaitan langsung dengan kepentingan umat dan masyarakat.
-
Yenny Wahid Berharap Marwah NU Menguat
Selain membahas persoalan umat, Yenny berharap Muktamar ke-35 NU menjadi momentum untuk menguatkan kembali marwah organisasi.
Ia berharap seluruh warga Nahdliyin memperkuat semangat kebersamaan dan menjadikan Muktamar sebagai momentum untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Kita berharap dari Muktamar ini NU yang kemarin sempat terpuruk, muru’ahnya bisa bangkit kembali. Semangat itu yang harus menjadi semangat kita semua,” ujarnya.
Menurut Yenny, penguatan organisasi membutuhkan komitmen bersama dari seluruh unsur NU. Dengan komitmen tersebut, NU dapat terus menjaga peran dan kontribusinya bagi masyarakat serta bangsa.
-
NU Diharapkan Terus Menjadi Mitra Pemerintah
Yenny Wahid juga berharap NU terus mengambil peran sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Dengan jaringan organisasi yang luas serta kekuatan warga Nahdliyin di berbagai daerah, Yenny menilai NU memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
“Semangat untuk menguatkan NU ke depan, menjadi mitra pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan, kemakmuran, dan menjadikan Indonesia negara yang kuat dan disegani oleh dunia,” pungkasnya.
Muktamar ke-35 NU di Jombang diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.
- Penulis: Andi




