Jihan Nurlela Dorong Media Perempuan Promosikan Potensi Lampung
- account_circle Andi
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- print Cetak

Media Perempuan Jadi Mitra Strategis Pemprov Lampung
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Media perempuan mendapat dorongan dari Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela untuk ikut menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus mempromosikan berbagai potensi daerah.
Jihan menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Pimpinan Redaksi Majalah Srikandi Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Selasa (1/9/2026).
Audiensi tersebut membahas peran perempuan dalam pembangunan daerah. Majalah Srikandi Lampung juga mengangkat profil Jihan Nurlela sebagai sosok perempuan yang dapat menginspirasi perempuan di Provinsi Lampung.
-
Majalah Srikandi Angkat Potensi Perempuan Lampung
Pimpinan Redaksi Majalah Srikandi Lampung, Suci Hartati, mengatakan medianya lahir dari semangat perempuan Lampung untuk berkarya dan menghadirkan inspirasi bagi masyarakat.
“Kami ingin berkarya dan melahirkan inspirasi dari perempuan-perempuan hebat di Provinsi Lampung. Kami juga ingin merangkul pemerintah daerah dan ikut mempromosikan berbagai potensi Lampung, terutama pariwisata,” ujar Suci.
Selain pariwisata, Majalah Srikandi Lampung juga tertarik mengangkat sejumlah program Pemerintah Provinsi Lampung. Program tersebut antara lain Desaku Maju, SMA Terbuka, Sekolah Rakyat, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan pariwisata.
-
Jihan Apresiasi Peran Media Perempuan
Menanggapi hal tersebut, Jihan Nurlela mengapresiasi kehadiran Majalah Srikandi Lampung. Menurutnya, media tersebut dapat memperkuat peran perempuan sekaligus membantu pemerintah menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Terima kasih teman-teman dari Majalah Srikandi yang ternyata merupakan himpunan dari perempuan-perempuan media di Lampung. Terima kasih juga karena sebelumnya sudah berkoordinasi dan turut memuat kegiatan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk Program Desaku Maju dan program-program lainnya,” katanya.
Menurut Jihan, Program Desaku Maju menjadi salah satu program utama Pemprov Lampung. Program tersebut mengintegrasikan pembangunan desa dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan.
-
Pertanian Jadi Fokus Program Desaku Maju
Selanjutnya, Jihan menjelaskan posisi sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama perekonomian Lampung. Karena itu, pemerintah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus hilirisasi komoditas pertanian.
“Di Lampung sektor utamanya adalah pertanian yang mendukung PDRB lebih dari 30 persen. Kita optimalisasi lagi melalui hilirisasi. Salah satu instrumennya adalah bantuan bed dryer dan Pupuk Hayati Cair (PHC) untuk mengungkit added value komoditas masyarakat,” jelasnya.
Menurut Jihan, petani di sejumlah wilayah telah menggunakan PHC. Pemerintah mendorong penggunaannya untuk meningkatkan efisiensi pertanian sekaligus menekan biaya produksi.
Selain itu, pemerintah menyediakan bed dryer untuk mendorong proses hilirisasi hasil pertanian. Dengan fasilitas tersebut, petani tidak hanya menghasilkan Gabah Kering Giling (GKG), tetapi juga dapat mengolahnya menjadi beras di Lampung.
“Selain itu, ada bed dryer agar petani tidak hanya memproduksi Gabah Kering Giling, tetapi hilirisasinya langsung menjadi beras agar nilai tambahnya ada di Lampung,” ujarnya.
-
Pemprov Targetkan Desaku Maju Menjangkau Seluruh Desa
Jihan mengatakan pemerintah menargetkan Program Desaku Maju dapat menjangkau seluruh desa di Lampung. Namun, pemerintah tetap menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan keuangan daerah dan kondisi fiskal.
Di sektor UMKM, Jihan juga mendorong sinergi antara pemerintah, perbankan, dan lembaga pembiayaan. Menurutnya, pelaku usaha tidak dapat hanya mengandalkan dukungan modal dari APBD.
Selain akses pembiayaan, skema tersebut juga mendorong pendampingan dan keberlanjutan usaha. Pemerintah ingin membangun tanggung jawab bersama dalam kelompok agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.
-
SMA Terbuka Didorong Tingkatkan Kualitas SDM
Sementara itu, Pemprov Lampung terus memperkuat sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkahnya melalui pengembangan SMA Terbuka.
Jihan menjelaskan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar terhadap akses pendidikan.
“SMA Terbuka adalah instrumen lompatan karena sangat fleksibel dan gratis. Seluruh kabupaten kita minta membuka SMA Terbuka bekerja sama dengan desa-desa,” katanya.
Selain SMA Terbuka, pemerintah juga mendukung Sekolah Rakyat. Program tersebut telah berjalan di Lampung Selatan dan Lampung Timur. Sementara itu, usulan dari Tulang Bawang dan Lampung Barat masih menjalani proses verifikasi.
Jihan menyebut kebutuhan lahan hibah minimal sembilan hektare menjadi salah satu tantangan pengembangan Sekolah Rakyat. Kondisi tersebut cukup sulit pemerintah penuhi di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung dan Metro.
-
Media Perempuan Dorong Promosi Pariwisata Lampung
Di sektor pariwisata, pemerintah terus memperkuat konektivitas dan pengembangan kawasan wisata. Infrastruktur menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membuka akses menuju destinasi unggulan, termasuk kawasan Bakauheni hingga Gigi Hiu.
“Pariwisata Lampung sedang giat-giatnya. Secara organik kita dianugerahkan alam yang luar biasa seperti pantai dan gunung. Namun yang unorganik, yakni budaya nenek moyang, juga kita ungkit melalui kawasan wisata terpadu,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah memadukan potensi wisata alam dan budaya. Langkah tersebut bertujuan memperkuat daya tarik Lampung sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
-
Gen Z dan Content Creator Diajak Berkolaborasi
Lebih lanjut, Jihan menyoroti peran generasi muda, khususnya Gen Z dan content creator, dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, generasi muda memiliki kekuatan besar melalui media sosial. Oleh sebab itu, pemerintah membangun ruang kolaborasi dengan content creator untuk mengedukasi masyarakat dan menyosialisasikan program pemerintah.
Selain menyampaikan informasi pembangunan, Jihan berharap generasi muda membantu masyarakat memahami kewenangan pemerintah. Pemahaman tersebut mencakup pembagian kewenangan jalan provinsi, nasional, dan kabupaten/kota.
“Media sosial bebas, tapi butuh patron agar terhindar dari misinformasi. Mereka membantu menjelaskan wewenang jalan provinsi, nasional, atau kabupaten agar masyarakat paham proses birokrasi, sekaligus ikut mengkritisi jika ada pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi,” pungkasnya. (Pemerintah Provinsi Lampung).
- Penulis: Andi




