Pemprov Lampung Sinergikan PSN untuk Dorong Ekonomi Desa
- account_circle Andi
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- print Cetak

Pemprov Lampung Sinergikan PSN dan Program Daerah
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyinergikan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan program pembangunan daerah untuk mempercepat pembangunan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi ini, Pemprov Lampung mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta memperluas peluang usaha bagi nelayan dan masyarakat pesisir.
Upaya tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui amanat tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yanyan Ruchyansyah, saat apel gabungan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (19/10/2026).
-
PSN Dukung Prioritas Pembangunan Daerah
Dalam amanatnya, Gubernur Lampung menekankan pentingnya menyelaraskan pelaksanaan PSN dengan prioritas pembangunan daerah. Dengan langkah tersebut, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
“Dengan adanya PSN, dapat bersinergi dengan program daerah dalam percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujarnya.
Karena itu, Pemprov Lampung mendorong setiap program pemerintah agar saling mendukung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
-
Kampung Nelayan Merah Putih Dapat Tambahan Lokasi
Selanjutnya, Pemprov Lampung mengembangkan sektor kelautan dan perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih serta Kampung Tematik Budi Daya Ikan.
Pada 2025, Provinsi Lampung memperoleh alokasi empat lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Kemudian, pemerintah kembali mengalokasikan empat lokasi untuk program tersebut pada 2026.
Melalui pengembangan ini, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan produktivitas nelayan, penguatan kemandirian ekonomi, serta pertumbuhan aktivitas usaha di kawasan pesisir.
-
Teknologi RAS Dorong Budi Daya Ikan
Selain mengembangkan kampung nelayan, Pemprov Lampung mendorong penerapan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) melalui program Kampung Tematik Budi Daya Ikan.
Teknologi RAS memungkinkan pembudidaya menggunakan kembali air kolam melalui proses penyaringan dan pengolahan. Dengan demikian, pembudidaya dapat menghemat penggunaan air sekaligus mendukung kegiatan budi daya ikan yang lebih produktif.
Penerapan teknologi tersebut juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan budi daya ikan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
-
Sinergi Perikanan dan Program Makan Bergizi Gratis
Berikutnya, Pemprov Lampung mendorong keterhubungan program Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Tematik Budi Daya Ikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung ketersediaan bahan pangan bergizi sekaligus memperluas pasar bagi produk perikanan dan hasil budi daya ikan.
Dengan keterhubungan ant program, pemerintah berupaya menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Selain memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga berpotensi memperkuat rantai usaha masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan.
-
Program Desaku Maju Perkuat Ekonomi Desa
Pemprov Lampung selanjutnya mengintegrasikan berbagai program tersebut dengan program Desaku Maju untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
Melalui langkah ini, pemerintah mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, desa memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan aktivitas usaha dan pendapatan masyarakat.
Pada akhirnya, Pemprov Lampung berharap sinergi PSN dan program pembangunan daerah mampu memperkuat pemerataan pembangunan, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Pemerintah juga mengarahkan keterpaduan pembangunan nasional, pengembangan sektor perikanan, pemenuhan kebutuhan pangan, dan pemberdayaan ekonomi desa untuk mendukung pembangunan Lampung yang inklusif dan berkelanjutan.
- Penulis: Andi




