Peringatan Dini Cuaca BMKG Lampung untuk Tanggamus dan Pesisir Barat
- account_circle Andi
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- print Cetak

Peringatan Dini Cuaca BMKG Lampung Berlaku 7 Juni 2026
Lampung, tipikal.id — Peringatan Dini Cuaca yang dirilis BMKG Lampung pada Minggu, 7 Juni 2026, mengingatkan masyarakat di Kabupaten Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas harian. BMKG mencatat adanya suhu rendah di sejumlah wilayah pegunungan serta potensi angin kencang di kawasan pesisir.
-
Tanggamus Berpotensi Mengalami Suhu Rendah
BMKG mencatat suhu udara di Kecamatan Ulu Belu, khususnya Pekon Sirna Galih, mencapai 17 derajat Celsius. Kondisi tersebut masuk dalam kategori risiko sedang sehingga masyarakat perlu menjaga kesehatan dan menggunakan pakaian hangat, terutama saat malam hingga dini hari.
Selain itu, suhu rendah berpotensi memengaruhi aktivitas warga yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menyesuaikan perlengkapan dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
-
Lampung Barat Catat Suhu Terendah
Sementara itu, Kabupaten Lampung Barat mencatat suhu yang lebih rendah dibanding wilayah lainnya. BMKG melaporkan suhu udara di Kecamatan Air Hitam, meliputi wilayah Gunungterang, Sidodadi, Sinar Jaya, dan Sumber Alam, mencapai 16 derajat Celsius.
Karena itu, warga yang berada di daerah dataran tinggi perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak suhu dingin, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
-
Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Pesisir Barat
Di sisi lain, BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait potensi angin kencang di Kabupaten Pesisir Barat. Kecepatan angin di Kecamatan Ngambur, khususnya Pekon Muara Tembulih, diperkirakan mencapai 20,6 kilometer per jam.
Meskipun tingkat risikonya tergolong rendah, masyarakat tetap perlu memantau kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, warga yang beraktivitas di area terbuka maupun wilayah pesisir diharapkan lebih berhati-hati terhadap kemungkinan gangguan akibat hembusan angin.
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi. Selanjutnya, warga juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dengan meningkatnya kewaspadaan, masyarakat dapat meminimalkan risiko yang mungkin timbul akibat suhu rendah maupun potensi angin kencang di wilayah terdampak. (Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



