Status Anak Krakatau Naik, Warga Lampung dan Banten Waspada
- account_circle Andi
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
- print Cetak

Status Anak Krakatau Naik ke Level III, Pemerintah Imbau Warga Tetap Tenang
Lampung Selatan, Tipikal.id — Status Anak Krakatau naik menjadi Level III (Siaga). Pemerintah mengimbau warga di pesisir Lampung dan Banten agar meningkatkan kewaspadaan tanpa panik setelah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau meningkat.
Badan Geologi Kementerian ESDM melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan kenaikan status tersebut. Hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan suplai magma bergerak menuju permukaan.
-
Aktivitas Vulkanik Terus Meningkat
Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan keputusan itu mengacu pada hasil evaluasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Menurutnya, jumlah gempa vulkanik meningkat, emisi gas bertambah, anomali panas muncul, dan deformasi tubuh gunung berubah. Seluruh indikator itu menunjukkan magma bergerak ke bagian dangkal gunung.
Karena itu, PVMBG melarang masyarakat, wisatawan, dan nelayan beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif selama status Level III masih berlaku.
-
KSOP Perketat Kewaspadaan Pelayaran
Selain itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten meminta seluruh pengguna jasa pelayaran di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan.
KSOP mengimbau nakhoda mengantisipasi letusan, lontaran material, abu vulkanik, dan gangguan navigasi. KSOP juga meminta mereka terus memantau informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan instansi terkait sebelum berlayar.
Selanjutnya, operator pelayaran harus menghindari radius lima kilometer dari kawah aktif dan menyesuaikan rute jika aktivitas vulkanik meningkat.
-
Pemerintah Minta Warga Abaikan Hoaks
Sementara itu, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah. Pemerintah juga mengingatkan warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Selain itu, warga pesisir Lampung dan Banten diminta terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan mengikuti setiap rekomendasi terbaru dari otoritas.
Pengalaman tsunami Selat Sunda pada 2018 menjadi pengingat penting agar masyarakat selalu waspada. Meski begitu, pemerintah meminta masyarakat tidak berspekulasi dan tetap mengikuti arahan resmi.
Catatan Redaksi: Hingga berita ini diperbarui, redaksi masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak PVMBG terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai perubahan status Gunung Anak Krakatau.(Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



