Breaking News
light_mode

Takhtiman Yanbu’ul Ulum, Khatam Bukan Akhir Belajar

  • account_circle Andi
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

Takhtiman Yanbu’ul Ulum Jadi Awal Perjalanan Santri Menuntut Ilmu

Lampung Selatan, Tipikal.id Takhtiman Yanbu’ul Ulum mengawali perjalanan santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Diniyyah Putra-Putri Yanbu’ul Ulum dalam menuntut ilmu. Sebanyak 20 santri menuntaskan Takhtiman Juz Amma, sedangkan enam santri mengkhatamkan Kitab Alfiyyah Ibnu Malik di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu malam Ahad (27/6/2026).

Panitia membuka acara dengan pembacaan Kalam Ilahi, lalu menggelar prosesi takhtaman dan Pengajian Akbar bersama KH. Dimyati Rifa’i, Rois Syuriah PCNU Tulang Bawang.

  • Tokoh NU dan Wali Santri Hadiri Takhtiman

Mustasyar MWCNU Jati Agung Abah Yai Nurcholis Ahmad, Wakil Rois Syuriah Gus Abdul Roziq, Sekretaris MWCNU Ustadz Nurrohman, Ketua JKSN Gus Budi, Ketua UPZISNU Ustadz Sukri, KH. S. Abdul Aziz Attarmasie, Ketua PAC GP Ansor Jati Agung Waryanto bersama Banser, serta para wali santri turut menghadiri acara tersebut.

  • Abi Syukron Tegaskan Khatam Bukan Akhir Belajar

Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum, Abi A. Syukron Malik, S.H.I., Al-Hafidz, menegaskan bahwa khataman bukan akhir dari proses menuntut ilmu.

“Anak-anak yang sudah menyelesaikan khataman Al-Qur’an maupun Juz Amma, tentu harapannya agar ilmu yang mereka peroleh dari takhtiman atau khataman Al-Qur’an ini menjadi ilmu yang bermanfaat dan penuh berkah,” ujarnya.

Selanjutnya, Abi Syukron mengingatkan bahwa kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an belum cukup untuk memahami kandungannya secara utuh.

“Karena Al-Qur’an itu berbahasa Arab dan dalam memahami Al-Qur’an, baik secara gramer maupun secara makna maupun secara tafsir, itu membutuhkan alatnya. Nah, alatnya itulah nahwunya,” jelas Abi Syukron.

  • Alfiyyah Bekali Santri Memahami Al-Qur’an

Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum mewajibkan santri mempelajari Kitab Alfiyyah Ibnu Malik sebagai dasar ilmu nahwu. Dengan demikian, santri tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya.

“Dengan mempelajari Kitab Alfiyyah Ibnu Malik maka diharapkan santri itu selain bisa membaca Al-Qur’an ataupun menghafalkan Al-Qur’an, tetapi juga mengetahui makna Al-Qur’an itu sendiri, sehingga tidak salah di dalam menafsirkannya dan mengimplementasikannya. Karena kesalahpahaman di dalam memahami Al-Qur’an, maka Alfiyah atau ilmu alat sangat dibutuhkan dalam memahami Al-Qur’an itu sendiri,” katanya.

Menurut Abi Syukron, santri memerlukan waktu sekitar enam hingga tujuh tahun untuk menuntaskan pembelajaran Alfiyyah. Sementara itu, santri yang konsisten menghafal Al-Qur’an umumnya mampu menyelesaikan hafalan dalam tiga tahun, meski sebagian membutuhkan waktu lebih lama.

“Kalau khusus di Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum tentunya untuk menyelesaikan Alfiyah Ibnu Malik itu membutuhkan waktu sekitar enam tahun atau bisa sampai tujuh tahun,” ungkapnya.

“Untuk Al-Qur’annya sendiri sebenarnya secara umum bisa dihafalkan selama tiga tahun bagi anak-anak santri yang betul-betul menghafal, tapi biasanya ada yang memang sampai lima atau enam tahun,” lanjutnya.

  • Abi Syukron Ajak Santri Terus Belajar

Abi Syukron mengajak seluruh santri terus belajar dan tidak berhenti setelah menyelesaikan khataman.

“Tentunya pesan Abi adalah santri-santri yang sudah dikhatamkan, pertama tidak berhenti di sini. Artinya, karena ini baru khatam, jadi santri baru menghatamkan apa yang dipelajarinya,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa santri masih harus mendalami Al-Qur’an dan ilmu Alfiyyah agar mampu memahami kandungan ilmunya secara utuh.

“Masih ada jenjang berikutnya yaitu menghatamkan Al-Qur’an, masih ada jenjang berikutnya yaitu mendalami Al-Qur’an. Nah kemudian untuk Alfiyyah pun seperti itu. Ini baru khatam Alfiyyah, belum sepenuhnya memahami ilmu Alfiyyah,” ujarnya.

Karena itu, Abi Syukron mengajak para santri terus belajar dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

“Maka pesan Abi pada santri-santri yang menghatamkan tentunya tidak berhenti di sini, selalu belajar, belajar dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan,” tegasnya.

  • Pesantren Cetak Generasi Siap Hadapi Tantangan Zaman

Abi Syukron menegaskan komitmen Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum untuk mencetak generasi yang menguasai ilmu agama sekaligus siap menghadapi perkembangan zaman.

“Tentunya visi daripada Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum atau umumnya pondok pesantren Nahdlatul Ulama, cita-citanya adalah mencetak generasi yang betul-betul mumpuni dalam bidang ilmu agama, baik Al-Qur’an maupun ilmu kitab, sehingga bisa menjawab tantangan zaman,” tuturnya.

Menurutnya, santri harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama dan norma sosial.

“Walaupun zaman itu berkembang, tentunya santri-santri bisa menjawab tantangan tersebut sehingga tidak keluar dari koridor tatanan agama maupun norma sosial di Negara Indonesia untuk menyongsong Generasi Emas,” pungkasnya.

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulau Sampah Muara Angke Muncul Akibat Sedimentasi

    Pulau Sampah Muara Angke Muncul Akibat Sedimentasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Pulau Sampah Muara Angke Jadi Sorotan Setelah Viral di Media Sosial Jakarta, tipikal.id — Pulau Sampah Muara Angke kembali menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan hamparan sampah di pesisir Jakarta Utara viral di media sosial. Tumpukan sampah yang berada sekitar 600 hingga 700 meter dari daratan itu menyerupai pulau kecil di kawasan pesisir Muara […]

  • Nasib Pekerja PT Ciomas Belum Jelas, 219 Orang Mengadu

    Nasib Pekerja PT Ciomas Belum Jelas, 219 Orang Mengadu

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Nasib Pekerja PT Ciomas Dipertanyakan Setelah Kontrak Vendor Berakhir Lampung Selatan, Tipikal.id — Nasib Pekerja PT Ciomas menjadi sorotan setelah 219 tenaga kerja yang sebelumnya bekerja melalui perusahaan vendor di lingkungan PT Ciomas Japfa Food belum mendapat kepastian status kerja. Ketidakjelasan ini muncul setelah kerja sama antara perusahaan dan vendor penyalur tenaga kerja berakhir. PT […]

  • MAN 1 Bandar Lampung Raih 84 Siswa Lolos SNBT 2026

    MAN 1 Bandar Lampung Raih 84 Siswa Lolos SNBT 2026

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    MAN 1 Bandar Lampung Catat Prestasi di SNBT Unila 2026 Bandar Lampung, TIPIKAL.ID — MAN 1 Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan Provinsi Lampung. Melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, sebanyak 84 siswa MAN 1 Bandar Lampung berhasil lolos ke Universitas Lampung (Unila). Capaian tersebut mengantarkan MAN 1 Bandar Lampung […]

  • Gotong Royong Serentak Desa Rejomulyo Digelar 12 Juni 2026

    Gotong Royong Serentak Desa Rejomulyo Digelar 12 Juni 2026

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Gotong Royong Serentak Jadi Wujud Kepedulian Warga Desa Rejomulyo Lampung Selatan, tipikal.id — Gotong Royong Serentak akan berlangsung di Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat, 12 Juni 2026. Pemerintah Desa Rejomulyo mengajak seluruh masyarakat untuk turun bersama membersihkan lingkungan dan memperkuat semangat kebersamaan demi mewujudkan desa yang lebih bersih, sehat, dan […]

  • DPP For-WIN Dukung Polda Lampung Berantas Curanmor

    DPP For-WIN Dukung Polda Lampung Berantas Curanmor

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    DPP For-WIN Dukung Langkah Tegas Polda Lampung Bandar Lampung, TIPIKAL.ID — DPP For-WIN mendukung penuh langkah tegas Polda Lampung dalam memberantas aksi curanmor dan begal yang meresahkan masyarakat di Provinsi Lampung. Dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN), Aminudin S.P, menyusul insiden penembakan anggota Ditintelkam Polda Lampung, Brigadir Anumerta Arya Supena. […]

  • Penyelidikan Whoosh Masih Berjalan, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Lahan

    Penyelidikan Whoosh Masih Berjalan, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Lahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle aden rian
    • 0Komentar

    Penyelidikan Whoosh Berlanjut, KPK Dalami Dugaan Korupsi Jakarta, TIPIKAL.ID — Penyelidikan Whoosh masih terus berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. KPK terus mengembangkan kasus ini meskipun prosesnya masih berada pada tahap penyelidikan awal. KPK Tegaskan Informasi Masih Tertutup Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya […]

expand_less