DPRD Lampung Apresiasi SPMB 2026, Sistem Real Time Dinilai Transparan
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
- print Cetak

DPRD Lampung Apresiasi SPMB 2026 yang Berjalan Transparan dan Akuntabel
Lampung, Tipikal.id — DPRD Lampung mengapresiasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Provinsi Lampung. Komisi V DPRD Lampung menilai sistem penerimaan siswa baru tahun ini mampu meningkatkan transparansi melalui layanan informasi real time yang memungkinkan masyarakat mengakses hasil seleksi secara langsung.
Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan SPMB 2026 di seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya. Selain itu, sistem terintegrasi yang digunakan memudahkan masyarakat memantau perkembangan hasil seleksi setiap saat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengawasi proses penerimaan peserta didik secara lebih terbuka dan transparan.
-
Transparansi SPMB Dinilai Menjadi Kemajuan Penting
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, mengatakan masyarakat kini memperoleh akses yang lebih luas terhadap informasi hasil seleksi. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kemajuan dalam tata kelola penerimaan peserta didik baru di Lampung.
Deni menyebut keterbukaan yang ditunjukkan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini patut diapresiasi. Selain hasil seleksi yang dapat diakses secara real time, pengumuman juga disampaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga memberikan kepastian bagi calon peserta didik dan orang tua.
“Pelaksanaan SPMB tahun 2026 ini patut diapresiasi karena mengedepankan transparansi, ketepatan waktu pengumuman, dan hasilnya dapat dipantau secara real time oleh masyarakat,” kata Deni, Kamis (11/6/2026).
-
Komitmen Bersama Dukung Pelaksanaan SPMB
Menurut Deni, keberhasilan pelaksanaan SPMB 2026 tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam membangun sistem penerimaan siswa yang lebih terbuka dan akuntabel.
Lebih lanjut, ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat telah memiliki kesepahaman untuk menjalankan proses penerimaan sesuai regulasi yang berlaku. Karena itu, kesepakatan tersebut menjadi landasan penting agar pelaksanaan SPMB berlangsung objektif dan bebas dari berbagai bentuk intervensi.
“Semua pihak sudah memiliki komitmen bersama yang dituangkan dalam MoU. Karena itu pelaksanaan SPMB berjalan tanpa intervensi dan masyarakat juga mendapatkan akses informasi yang terbuka,” ujarnya.
-
Diharapkan Menjadi Standar Penerimaan Siswa Baru
“Kami berharap pola seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga tujuan besar Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan IPM dapat tercapai,” katanya.
-
DPRD Apresiasi Seluruh Pihak yang Terlibat
Pada kesempatan yang sama, Deni juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berperan dalam pelaksanaan SPMB 2026. Apresiasi tersebut ditujukan kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat yang ikut mengawal proses seleksi.
Sementara itu, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis selama pelaksanaan SPMB. Beberapa di antaranya berupa gangguan jaringan dan adanya peserta yang harus mengulang tes. Meski demikian, ia menilai kendala tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem pada masa mendatang.
-
Optimistis Lahirkan Generasi Lampung yang Kompetitif
Secara keseluruhan, Deni menilai pelaksanaan SPMB 2026 berjalan sesuai harapan. Selanjutnya, ia optimistis sistem yang semakin terbuka dan profesional dapat mencetak generasi muda Lampung yang lebih kompetitif serta meningkatkan peluang mereka untuk menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
“Mudah-mudahan dari proses yang baik ini lahir anak-anak Lampung yang semakin cerdas, berkualitas, dan mampu bersaing untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” pungkasnya.
- Penulis: Andi



