Breaking News
light_mode

Bantuan Stunting Kalianda Dipertanyakan, Data Berbeda

  • account_circle Andi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

Bantuan Stunting Jadi Sorotan Usai Muncul Perbedaan Keterangan

Lampung Selatan, Tipikal.id Bantuan Stunting di Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan menjadi sorotan setelah muncul perbedaan keterangan antara Camat Kalianda, keluarga balita berisiko stunting, dan tenaga kesehatan yang mendampinginya. Camat menyatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan, sedangkan ibu balita mengaku belum pernah menerima bantuan khusus untuk pemulihan gizi anaknya.

Perbedaan informasi tersebut memunculkan perhatian terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut.

  • Camat Sebut Bantuan Sudah Disalurkan

Camat Kalianda, Ruris Apdani, memastikan pemerintah desa, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah menangani balita tersebut. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan berupa sembako dan susu serta terus memantau perkembangan kondisi anak melalui tim kesehatan.

Saat dikonfirmasi, Ruris menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk membantu balita tersebut.

“Sudah ditangani. Dari desa, kecamatan sampai kabupaten sudah memberikan bantuan, termasuk sembako dan susu. Kami juga terus memonitor perkembangan anak tersebut melalui laporan tim kesehatan di lapangan,” ujar Ruris saat dikonfirmasi wartawan.

  • Ibu Balita Mengaku Belum Menerima Bantuan Khusus

Namun demikian, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan Desi Apriani, ibu dari Dafa Al Azril yang masuk kategori balita berisiko stunting.

Menurut Desi, dirinya belum pernah menerima bantuan khusus berupa susu maupun makanan tambahan untuk mendukung pemulihan gizi anaknya. Selama ini, ia hanya menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Yang saya terima hanya MBG. Kalau bantuan khusus untuk penanganan gizi anak saya, tidak ada,” ungkap Desi.

Selain itu, Desi menjelaskan kondisi Dafa masih membutuhkan perhatian. Hingga usia dua tahun, berat badan anaknya baru mencapai 7,6 kilogram dengan tinggi badan 76,5 sentimeter. Bahkan, setiap bulan berat badannya hanya bertambah sekitar 200 hingga 300 gram.

Ia juga mengaku sempat menerima Bantuan Makanan Tambahan (BMT) saat Dafa masih bayi melalui kader kesehatan desa. Akan tetapi, bantuan tersebut kemudian berhenti.

“Kemarin itu dapat bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui Bappanas berupa beras dan minyak goreng. Untuk makanan tambahan atau susu khusus anak saya tidak pernah ada,” katanya.

  • Bidan Desa Sebut Bantuan Masih Tahap Pengajuan

Sementara itu, Bidan Desa Gunung Terang, Farida Yunita, membenarkan bahwa Dafa merupakan batita berisiko stunting yang membutuhkan intervensi gizi agar tidak mengalami stunting permanen.

Selanjutnya, Farida menjelaskan pihaknya telah mengusulkan bantuan makanan tambahan melalui Program Perkesmas. Ia juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendukung proses tersebut.

“Sudah kami usulkan bantuan makanan tambahan melalui Perkesmas dan kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” jelas Farida.

Dengan demikian, keterangan bidan menunjukkan bantuan makanan tambahan yang dibutuhkan Dafa masih berada pada tahap pengajuan. Sementara itu, Camat Kalianda menyatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan susu.

  • Perbedaan Keterangan Jadi Perhatian

Perbedaan informasi antara pemerintah, keluarga penerima manfaat, dan tenaga kesehatan memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Desa Gunung Terang.

Di sisi lain, Ruris menyampaikan bahwa rembuk stunting telah berlangsung di sebagian besar desa di Kecamatan Kalianda.

Meski demikian, kondisi yang dialami Dafa menunjukkan bahwa keberhasilan program penurunan stunting tidak hanya bergantung pada pelaksanaan rembuk atau rapat koordinasi. Program tersebut juga memerlukan intervensi yang benar-benar diterima oleh anak-anak yang membutuhkan.

Karena itu, kasus ini menjadi perhatian terhadap pentingnya sinkronisasi data, ketepatan sasaran bantuan, serta transparansi pelaksanaan program agar tidak terjadi perbedaan informasi antara laporan pemerintah dan kondisi yang dialami masyarakat di lapangan. (Andi Rahmat)

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Naik Usai Juara Hungaria

    Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Naik Usai Juara Hungaria

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Klasemen MotoGP 2026 Berubah Setelah Balapan di Hungaria Jakarta, tipikal.id — Klasemen MotoGP 2026 mengalami perubahan setelah Marc Marquez meraih kemenangan pada MotoGP Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Balatonboglar, Minggu (7/6/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut memberikan tambahan 25 poin bagi pembalap Ducati Lenovo Team itu sekaligus menjadi kemenangan pertamanya pada balapan Grand […]

  • SMPN 2 Bandar Lampung Cetak Generasi Unggul dan Berprestasi

    SMPN 2 Bandar Lampung Cetak Generasi Unggul dan Berprestasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    SMPN 2 Bandar Lampung Perkuat Reputasi Lewat Prestasi dan Lulusan Berkualitas Bandar Lampung, Tipikal.id — SMPN 2 Bandar Lampung terus memperkuat reputasinya sebagai sekolah negeri unggulan yang mencetak generasi berprestasi. Sekolah ini mencatat kelulusan 100 persen pada Tahun Pelajaran 2025/2026 dan mengantarkan 32 lulusannya diterima di berbagai SMA unggulan. Selain itu, tingginya peminat pada SPMB 2026/2027 […]

  • Kasus Ijazah Palsu DPRD Tubaba Masih P-19, EF Minta Diusut Tuntas

    Kasus Ijazah Palsu DPRD Tubaba Masih P-19, EF Minta Diusut Tuntas

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Kasus Ijazah Palsu DPRD Tubaba Masih Berjalan, EF Datangi Polda Lampung Bandar Lampung, Tipikal.id — Kasus ijazah palsu DPRD Tubaba masih memasuki tahap P-19 di Polda Lampung. Di tengah proses pelengkapan berkas perkara, anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dari Partai Demokrat berinisial EF mendatangi Mapolda Lampung untuk meminta penyidik mengusut perkara tersebut secara […]

  • Korem 043 Teguhkan Semangat Pengabdian lewat Regenerasi
    Tni

    Korem 043 Teguhkan Semangat Pengabdian lewat Regenerasi

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Korem 043 Perkuat Regenerasi dan Pengabdian Personel METRO, Tipikal.id — Korem 043/Garuda Hitam memperkuat kesinambungan organisasi melalui regenerasi jabatan sekaligus memberikan penghormatan kepada personel yang memasuki masa purna tugas. Korem 043 menggelar agenda tersebut di Aula Pamungkas Korem 043/Gatam, Kota Metro, Jumat (4/9/2026). Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.M., M.Han., memimpin langsung kegiatan […]

  • Pelaut Terjebak di Selat Hormuz Hampir 100 Hari Tanpa Kepastian

    Pelaut Terjebak di Selat Hormuz Hampir 100 Hari Tanpa Kepastian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Pelaut Terjebak di Selat Hormuz Hadapi Krisis Berkepanjangan Jakarta,tipikal.id — Pelaut terjebak di Selat Hormuz selama hampir 100 hari setelah perang AS-Israel dengan Iran memicu penutupan jalur pelayaran strategis tersebut sejak akhir Februari 2026. Ribuan awak kapal dari berbagai negara kini menghadapi ketidakpastian, keterbatasan pasokan, hingga tekanan mental akibat konflik yang belum sepenuhnya berakhir. Kapten […]

  • Penganiayaan Berat di Blambangan Pagar Diungkap Kurang 10 Jam

    Penganiayaan Berat di Blambangan Pagar Diungkap Kurang 10 Jam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Penganiayaan Berat di Blambangan Pagar, Pelaku Ditangkap Kurang dari 10 Jam Lampung Utara, Tipikal.id — Kasus penganiayaan berat di Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, mendorong jajaran Polsek Abung Selatan bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 10 jam setelah menerima laporan, polisi berhasil menangkap terduga pelaku berinisial HS alias K (75) […]

expand_less