Debu Vulkanik, Kemenag Imbau Warga Pakai Masker di Luar Rumah
- account_circle Andi
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- print Cetak

Oplus_16908288
Kemenag Ingatkan Bahaya Debu Vulkanik
LAMPUNG, Tipikal.id — Debu vulkanik mendorong Kantor Wilayah Kementerian Agama mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Kemenag mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah yang menerima sebaran debu vulkanik.
-
Lindungi Pernapasan dan Mata
Kemenag mengingatkan masyarakat untuk melindungi saluran pernapasan dan mata dari paparan abu vulkanik. Karena itu, warga perlu menggunakan perlindungan yang tepat ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Kakanwil Kemenag, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
-
Gunakan Masker dengan Benar
Masyarakat perlu menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi paparan debu vulkanik ketika warga beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, warga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak memiliki keperluan penting.
-
Tutup Pintu dan Jendela Rumah
Selanjutnya, masyarakat perlu menutup pintu dan jendela untuk mencegah abu atau debu masuk ke dalam rumah.
Warga juga perlu menjaga kebersihan lingkungan dan diri setelah beraktivitas di area yang menerima sebaran debu vulkanik.
-
Perbanyak Minum Air Putih
Masyarakat juga perlu memperbanyak minum air putih. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu langkah yang Kemenag anjurkan dalam menghadapi paparan debu vulkanik.
Jika debu mengenai mata, warga sebaiknya menghindari kebiasaan mengucek mata. Sebaliknya, masyarakat perlu menjaga kebersihan mata agar tidak mengalami iritasi.
-
Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi
Debu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mata. Oleh sebab itu, masyarakat perlu tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Kemenag juga mengingatkan warga agar tidak panik. Masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi sebaran abu vulkanik serta arahan dari instansi berwenang.
- Penulis: Andi




