Debu Vulkanik Tak Surutkan Wisatawan ke Pantai Pasir Putih
- account_circle Andi
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- print Cetak

Debu Vulkanik Tak Halangi Liburan di Pantai Pasir Putih
LAMPUNG SELATAN, Tipikal.id — Debu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak menyurutkan antusiasme wisatawan menikmati libur akhir pekan. Pantai Pasir Putih, Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, tetap ramai pengunjung pada Minggu (6/9/2026).
Sejumlah wisatawan datang bersama keluarga dan kerabat. Mereka menikmati suasana pantai, bermain air, menyewa ban, menggunakan kano, serta bersantai di gazebo.
Namun, kondisi debu pada Sabtu malam sempat membuat sebagian wisatawan ragu. Bahkan, beberapa keluarga sempat mempertimbangkan pembatalan rencana liburan.
-
Wisatawan Sempat Ragu Datang
Salah satu pengunjung asal Kecamatan Tanjung Bintang mengatakan dirinya sudah merencanakan kunjungan ke Pantai Pasir Putih sejak sekitar satu pekan sebelumnya.
Namun, kondisi debu pada Sabtu malam membuat dirinya bersama keluarga sempat ragu untuk berangkat.
“Rencana mau kesini suda satu Minggu yang lalu dan tadi malam kami sempat ragu dan ingin membatalkan, apalagi semalem debu begitu menghawatirkan sampai teras rumah penuh debu,” ucapnya, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, kondisi pada Minggu pagi terlihat lebih baik daripada malam sebelumnya. Ia juga tidak lagi melihat debu berterbangan dengan kondisi seperti pada malam hari.
“Pas tadi pagi kayaknya debu gak berterbangan kayak semalem, Ahir nya kami putuskan untuk datang kesini,” jelasnya.
Selain itu, ia memilih Pantai Pasir Putih karena lokasinya relatif dekat dari rumah dan menawarkan suasana yang nyaman untuk keluarga.
“Disini tempatnya enak dan gak begitu jauh dari rumah tapi tiket masuknya mahal 25 ribu perorang belum lagi sewa ban 25 ribu, gajebo 50 ribu dan sewa kano 40 ribu,”
-
Pengunjung Ramai Saat Akhir Pekan
Pihak pengelola Pantai Pasir Putih membenarkan peningkatan kunjungan wisatawan pada akhir pekan.
Bella, bagian tiket, mengatakan pihaknya belum mengetahui jumlah keseluruhan wisatawan pada Minggu tersebut. Pengelola baru menghitung jumlah pengunjung setelah proses pencatatan selesai.
“Kalo total hari ini gak tau pak karena dihitung saat sudah klosing,” jelasnya.
Sementara itu, Rian, penjaga pintu masuk Pantai Pasir Putih, mengatakan jumlah pengunjung pada hari biasa relatif normal. Sebaliknya, jumlah wisatawan meningkat pada Sabtu dan Minggu.
“Kalo untuk hari biasa pengunjungnya biasa saja tapi kalo weekend Sabtu Minggu itu lumayan ramai”
Kondisi tersebut terlihat dari wisatawan yang terus datang sejak pagi. Aktivitas pengunjung juga menunjukkan bahwa Pantai Pasir Putih masih menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi libur akhir pekan.
-
BPBD Ingatkan Risiko Debu Vulkanik
Di tengah aktivitas wisatawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu atau debu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
-
Debu Vulkanik Ganggu Udara dan Jarak Pandang
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar mengatakan debu vulkanik dapat terbawa angin. Kondisi itu dapat mengganggu kualitas udara, jarak pandang, dan kesehatan masyarakat, terutama warga yang memiliki gangguan pernapasan.
“Debu vulkanik dapat terbawa angin dan mengganggu kualitas udara, jarak pandang, serta kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar di Bandarlampung, Sabtu. (5/9/2026).
Karena itu, BPBD meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, masyarakat dapat menggunakan pelindung mata ketika debu mulai memenuhi udara.
“Kami juga minta warga mengurangi aktivitas di luar rumah apabila terjadi hujan abu serta menutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah untuk mencegah abu vulkanik masuk ke dalam ruangan,” kata dia.
Imbauan tersebut berlaku bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka, termasuk wisatawan di kawasan pantai.
-
Pengendara Perlu Meningkatkan Kehati-hatian
BPBD juga meminta masyarakat melindungi makanan dan sumber air dari paparan abu vulkanik.
Selain itu, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan. Debu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.
“Bagi pengendara, BPBD mengimbau agar meningkatkan kehati-hatian karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin,” kata dia.
Karena itu, wisatawan perlu memperhatikan kondisi lingkungan sebelum menuju kawasan pantai maupun destinasi wisata lain di Lampung.
-
Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi
BPBD Kota Bandarlampung meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Selanjutnya, masyarakat dapat mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi pemerintah dan instansi terkait.
“Masyarakat dapat menghubungi layanan kedaruratan melalui call center 117, telepon 0721-6016451, atau telepon/WhatsApp 0821-8099-2105,” katanya.
Keramaian Pantai Pasir Putih pada Minggu (6/9/2026) menunjukkan bahwa masyarakat tetap menjalankan aktivitas wisata meski sebelumnya menghadapi paparan debu vulkanik.
Sebagian wisatawan mengaku sempat mempertimbangkan risiko debu sebelum memutuskan berangkat. Mereka kemudian memilih tetap berwisata setelah melihat kondisi pada Minggu pagi.
Di sisi lain, pengelola tempat wisata perlu memastikan informasi keselamatan mudah diketahui pengunjung. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi kebencanaan juga penting ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami perubahan.
Masyarakat tetap dapat menikmati aktivitas wisata selama kondisi memungkinkan. Namun, mereka perlu mengutamakan keselamatan, menggunakan perlindungan diri, dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
- Penulis: Andi




