Operasi Patuh Krakatau 2026, Polda Lampung Catat 14 Kecelakaan
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
- print Cetak

Polda Lampung Intensifkan Operasi Patuh Krakatau 2026
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Operasi Patuh Krakatau 2026 memasuki hari keempat dengan fokus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Polda Lampung terus menggencarkan edukasi, pencegahan, serta penegakan hukum guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan, berdasarkan laporan harian Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung pada Kamis (29/10/2026), jajaran kepolisian mencatat peningkatan sejumlah kegiatan edukasi dan sosialisasi dibandingkan Operasi Patuh Krakatau 2025.
-
Polda Lampung Gencarkan Edukasi Lalu Lintas
Pada bidang preemtif, jajaran Polda Lampung mencatat 945 kegiatan penyuluhan tertib berlalu lintas, 769 kegiatan pembinaan dan penyuluhan publik, serta 427 kegiatan keselamatan transportasi.
Selain itu, petugas menggelar 125 kegiatan pelatihan berkendara dan 490 kampanye keselamatan. Publikasi jalur mencapai 1.327 kegiatan, sedangkan klarifikasi informasi mencapai 130 kegiatan.
Selanjutnya, kegiatan edukasi publik mencapai 7.662 kegiatan dan edukasi melalui media sebanyak 1.875 kegiatan.
-
Patroli Terpadu Capai 4.029 Kegiatan
Selain edukasi, Polda Lampung juga memperkuat langkah preventif melalui patroli dan pemeriksaan di lapangan.
Berdasarkan laporan tersebut, petugas melaksanakan 4.029 kegiatan patroli terpadu. Kemudian, jajaran kepolisian mencatat 395 kegiatan penempatan personel, 55 kegiatan skrining pengemudi, 47 pemeriksaan kendaraan, serta 48 pemeriksaan kelaikan kendaraan.
Petugas juga menjalankan pelatihan operator, survei lokasi dan infrastruktur, penanganan hambatan, rekayasa arus lalu lintas, pemberian peringatan bahaya, hingga penanganan gangguan lalu lintas.
-
Penindakan Pelanggaran Turun 26,29 Persen
Di bidang penegakan hukum, Polda Lampung mencatat 35 penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 13 penindakan tilang non-ETLE, serta 2.161 teguran kepada pengguna jalan.
Dengan demikian, total penindakan dan teguran mencapai 2.209 tindakan.
Jika membandingkan capaian tersebut dengan Operasi Patuh Krakatau 2025, jumlah penindakan dan teguran secara keseluruhan turun 26,29 persen. Bahkan, penindakan tilang non-ETLE mengalami penurunan sebesar 97,25 persen.
Sebaliknya, penindakan melalui ETLE meningkat 34,62 persen.
-
Operasi Patuh Krakatau Catat 14 Kecelakaan
Meski berbagai upaya pencegahan terus berjalan, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian Polda Lampung.
Selama empat hari pelaksanaan operasi, jajaran kepolisian mencatat 14 kejadian kecelakaan lalu lintas di delapan wilayah hukum kepolisian.
Berikut rincian kejadian kecelakaan:
* Polresta Bandar Lampung: 5 kejadian.
* Polres Lampung Selatan: 2 kejadian.
* Polres Lampung Tengah: 2 kejadian.
* Polres Metro: 1 kejadian.
* Polres Lampung Utara: 1 kejadian.
* Polres Lampung Timur: 1 kejadian.
* Polres Way Kanan: 1 kejadian.
* Polres Mesuji: 1 kejadian.
Dari seluruh kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, sembilan orang mengalami luka berat, dan sepuluh orang mengalami luka ringan.
Sementara itu, kecelakaan tersebut menimbulkan kerugian material sebesar Rp12.400.000.
-
Polda Lampung Utamakan Pendekatan Humanis
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menegaskan bahwa Operasi Patuh Krakatau 2026 mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan represif secara humanis serta profesional.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kendaraan memenuhi standar kelaikan jalan.
Selain itu, masyarakat perlu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui Operasi Patuh Krakatau 2026, Polda Lampung berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, kepolisian menargetkan penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan serta terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Lampung.
- Penulis: Andi




