Buruh PT Samudera Harap Perusahaan Kembali Beroperasi
- account_circle Andi
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- print Cetak

Buruh PT Samudera Datangi DPRD dan Kepala Desa Sukanegara
Lampung Selatan, TIPIKAL.ID — Buruh PT Samudera New Indonesia mendatangi kediaman anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Asmara, dan Kepala Desa Sukanegara, Heri Tamtomo, untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib mereka setelah perusahaan merumahkan mereka selama lebih dari satu bulan, Rabu, 13 Mei 2026.
Sekitar 100 pekerja yang mayoritas berasal dari Desa Sukanegara hadir dengan harapan pemerintah daerah dapat membantu menghadirkan solusi agar perusahaan kembali beroperasi.
Para pekerja mengaku semakin kesulitan memenuhi kebutuhan hidup keluarga sejak aktivitas kerja berhenti.
Selain didampingi tokoh masyarakat, pertemuan tersebut juga dihadiri tokoh agama dan kepala dusun setempat. Suasana haru tampak menyelimuti dialog antara pekerja dan para pemangku kepentingan.
Buruh PT Samudera Mengaku Kesulitan Penuhi Kebutuhan Hidup
-
Pekerja Khawatir Biaya Sekolah dan Kebutuhan Rumah Tangga
Para pekerja mengaku kondisi ekonomi keluarga mereka semakin tertekan setelah kehilangan penghasilan tetap. Selain memikirkan kebutuhan makan sehari-hari, mereka juga harus memenuhi biaya pendidikan anak dan cicilan rumah tangga.
“Kalau tidak bekerja, kami makan dari mana. Anak-anak juga mau sekolah, kebutuhan terus berjalan, apalagi anak saya baru mengalami kecelakaan kendaraan,” ungkap Hamdan dengan nada lirih.
PT Samudera New Indonesia yang berlokasi di Jalan Ir Sutami, Desa Sukanegara, selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat sekitar. Bahkan, sekitar 90 persen tenaga kerja perusahaan berasal dari lingkungan desa setempat.
Karena itu, masyarakat menilai keberadaan perusahaan memiliki dampak besar terhadap stabilitas ekonomi warga.
-
Tokoh Agama Sebut Perusahaan Bantu Warga Kecil
Tokoh agama Desa Sukanegara, Ustadz Aan Maulana, menilai perusahaan tersebut telah membuka peluang kerja bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan pendidikan formal.
“Sekarang cari kerja susah. Kalaupun ada, harus pakai ijazah. Sedangkan di sini banyak masyarakat yang hanya berharap dari pekerjaan ini untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Selain membuka lapangan pekerjaan, masyarakat juga menilai keberadaan perusahaan mampu membantu menekan angka pengangguran dan menjaga kondisi sosial lingkungan tetap kondusif.
Tokoh Masyarakat Dorong Solusi untuk Buruh PT Samudera
-
Perusahaan Dinilai Membantu Kehidupan Warga
Ustadz Masturi juga menyampaikan bahwa PT Samudera New Indonesia selama ini memberi dampak positif bagi masyarakat Desa Sukanegara.
Menurutnya, perusahaan tersebut memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat tanpa mempersulit syarat administrasi dan pendidikan.
“Perusahaan ini telah membantu banyak masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Tidak semua perusahaan mau menerima warga dengan keterbatasan pendidikan. Ini yang harus menjadi perhatian bersama agar solusi terbaik bisa ditemukan,” ujarnya.
Selain itu, perusahaan juga disebut beberapa kali terlibat dalam kegiatan sosial serta membantu masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan desa.
-
Kepala Desa Tegaskan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Kepala Desa Sukanegara, Heri Tamtomo, menegaskan pemerintah desa akan berdiri bersama masyarakat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kami selaku pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan dan kami siap menjembatani komunikasi dengan seluruh pihak terkait agar tercipta solusi yang adil, manusiawi, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil,” tegasnya.
Ia juga menyebut pemerintah desa memahami dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat berhentinya aktivitas perusahaan.
Asmara Sebut PT Samudera Jadi Dapur Warga
-
DPRD Lampung Selatan Siap Koordinasi dengan Dinas Terkait
Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Asmara, mengatakan dirinya telah memikirkan langkah penyelesaian sejak awal persoalan tersebut muncul.
“Sebelum kalian ke sini sebenarnya sudah saya pikirkan bagaimana solusinya, bagaimana agar perusahaan tersebut bisa beroperasi kembali mengingat kebutuhan saudara-saudara sekalian, mungkin anaknya ada yang mau sekolah, mungkin istrinya ada yang lagi hamil,” kata Asmara di hadapan warga.
Selain itu, Asmara memastikan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar persoalan tersebut segera menemukan solusi.
“Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait. Ini berada di wilayah saya dan saya tahu persis kalau memang perusahaan itu berdampak dan merugikan masyarakat, tapi faktanya itu tidak ada,” lanjutnya.
-
Perizinan Perusahaan Masih Berproses
Asmara juga meminta masyarakat tetap bersabar karena proses perizinan perusahaan saat ini masih berjalan.
“Dan saat ini perizinan sedang berproses. Saya minta kalian semua bersabar. Saya tahu bahwa perusahaan tersebut adalah dapur kalian semua,” tegasnya.
Sementara itu, pihak PT Samudera New Indonesia menyatakan tetap menghormati proses perizinan yang sedang berlangsung dan berharap operasional perusahaan dapat segera kembali normal setelah seluruh tahapan administrasi selesai.
Bagi para pekerja, keberlangsungan perusahaan bukan hanya menyangkut pekerjaan semata. Mereka berharap perusahaan dapat kembali berjalan agar kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anak tetap terjamin di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.(Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



