Bimtek Aparatur Desa Lampung Selatan Dorong Pitu Vista
- account_circle Andi
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- print Cetak

Oplus_16908288
Pemkab Lampung Selatan Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa
Lampung Selatan, TIPIKAL.ID — Bimtek Aparatur Desa di Lampung Selatan menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kapasitas aparatur desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Negeri Baru Resort Kalianda, Selasa (19/5/2026), dan diikuti 50 peserta yang terdiri dari kepala desa, aparatur desa, serta Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Lampung Selatan.
Selain itu, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tersebut berlangsung selama dua hari hingga 20 Mei 2026.
Pemkab Lampung Selatan memfokuskan kegiatan itu untuk mendorong pengembangan desa berbasis program unggulan daerah, yakni Pitu Vista dan Agroeduwisata.
Pemkab Lampung Selatan juga menargetkan penguatan tata kelola pemerintahan desa yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah ingin memastikan desa mampu berkembang menjadi pusat inovasi pembangunan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
-
Bimtek Jadi Forum Konsolidasi Strategis
Selain meningkatkan kapasitas aparatur, bimtek tersebut juga menjadi forum konsolidasi strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan desa dengan berbagai regulasi daerah.

Regulasi tersebut meliputi Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pemerintahan Desa dan regulasi terbaru terkait gerakan pembangunan lingkungan desa hijau dan unggul.
Untuk memperkuat materi pelatihan, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang.
Narasumber tersebut berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, hingga Komisi Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah yang hadir untuk berbagi pengalaman dan praktik baik melalui studi banding.
-
Wakil Bupati Tekankan Peran Aparatur Desa
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menegaskan aparatur desa harus mampu menjalankan peran lebih luas dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan hal tersebut saat membacakan sambutan Bupati Lampung Selatan.
“Aparatur desa harus mampu membaca potensi wilayah, menggerakkan masyarakat, membangun kolaborasi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat. Di sinilah pentingnya sinergi arah pembangunan daerah yang kita rumuskan melalui tujuh pilar Pitu Vista,” ujar Syaiful.
Selain itu, Syaiful juga menekankan pentingnya optimalisasi konsep Agroeduwisata sebagai model pembangunan desa yang mengintegrasikan sektor pertanian, edukasi, dan pariwisata dalam satu ekosistem ekonomi baru.
Menurutnya, potensi lokal seperti sawah, perkebunan, dan hasil bumi desa perlu dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif bernilai tambah.
Dengan demikian, desa dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan sektor UMKM.
-
Program Desa HELAU Perkuat Pembangunan Desa
Pemkab Lampung Selatan juga mendorong implementasi program Desa HELAU yang merupakan singkatan dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. Program tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2026.
Program Desa HELAU menekankan pembangunan yang dimulai dari lingkungan desa yang tertata, masyarakat yang peduli, serta aparatur desa yang memiliki semangat pelayanan akuntabel.
Karena itu, Pemkab Lampung Selatan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, akademisi, Pokdarwis, dan generasi muda dapat melahirkan langkah konkret dan inovasi berkelanjutan untuk mempercepat kemajuan ekonomi desa.(Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



