Muktamar NU ke-35, Kebanggaan Pimred Tipikal.id di Jombang
- account_circle Andi
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

Oplus_16908288
Muktamar NU ke-35 Jadi Pengalaman Berharga
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi pengalaman berharga bagi Pimred Tipikal.id. Kesempatan meliput agenda besar Nahdlatul Ulama (NU) tersebut sekaligus menjadi kebanggaan karena dapat menyaksikan langsung dinamika organisasi Islam yang memiliki sejarah panjang di Indonesia.
-
Bergabung dengan NU Media Jati Agung
Kesempatan meliput Muktamar NU ke-35 juga tidak terlepas dari keterlibatan Pimred Tipikal.id bersama NU Media Jati Agung, Lampung Selatan. Melalui jaringan tersebut, Pimred Tipikal.id mendapat kesempatan untuk ikut dalam kegiatan peliputan dan merasakan langsung suasana muktamar.
Selain menjadi pengalaman jurnalistik, keterlibatan tersebut membuka ruang untuk memperluas jaringan media serta memperkuat hubungan antarkomunitas media yang memiliki perhatian terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
-
Memahami Nilai Keagamaan yang Moderat
Muktamar NU ke-35 juga menjadi momentum untuk melihat lebih dekat nilai keagamaan yang NU kembangkan. NU mengusung paham Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat atau wasathiyah, sekaligus mendorong sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam praktiknya, NU menghargai budaya lokal dan mengembangkan pemahaman Islam Nusantara. Karena itu, nilai toleransi, kerukunan, keseimbangan, serta sikap tabayun menjadi bagian penting dalam menghadapi perbedaan.
-
Ulama Hadir Mengasuh dan Mendampingi Umat
Di sisi lain, NU memiliki tradisi riayatul ummah, yaitu peran ulama dan kiai dalam mendampingi serta mengasuh masyarakat. Para ulama tidak hanya menjalankan peran dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat mencari nasihat dan penyelesaian persoalan kehidupan.
Tradisi tersebut memperlihatkan hubungan yang erat antara ulama dan masyarakat. Dengan demikian, keberadaan kiai dan ulama memiliki posisi penting dalam menjaga kehidupan sosial serta keagamaan warga.
-
Jaringan Nahdliyin Mengakar hingga Desa
NU juga memiliki basis massa yang luas melalui jaringan Nahdliyin yang tersebar di berbagai daerah. Jaringan tersebut tumbuh hingga tingkat pedesaan dan membentuk kekuatan sosial yang besar.
Karena itu, kegiatan NU tidak hanya berlangsung di lingkungan pesantren atau organisasi, tetapi juga hadir dalam berbagai aktivitas sosial, pendidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan.
-
Peran NU dalam Sejarah Indonesia
Dalam perjalanan sejarah Indonesia, NU juga mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Salah satu catatan penting dalam sejarah tersebut ialah Resolusi Jihad yang mendorong perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Hingga kini, NU terus menempatkan Pancasila dan NKRI sebagai bagian penting dalam kehidupan kebangsaan.
-
Pesantren dan Pendidikan Jadi Kekuatan NU
Selain kehidupan keagamaan, NU memiliki jaringan pendidikan yang kuat melalui pondok pesantren, madrasah, sekolah, dan perguruan tinggi. Lembaga-lembaga tersebut berperan dalam membangun pendidikan sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Melalui pendidikan, NU berupaya memadukan penguatan ilmu agama dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kehidupan sosial.
-
Kebanggaan Pimred Tipikal.id
Bagi Pimred Tipikal.id, kesempatan meliput Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang, menjadi pengalaman yang memiliki nilai tersendiri. Pengalaman tersebut mempertemukan tugas jurnalistik dengan kesempatan melihat secara langsung kehidupan organisasi dan tradisi keagamaan NU.
Terlebih lagi, keterlibatan bersama NU Media Jati Agung Lampung Selatan membuka kesempatan untuk memperluas pengalaman dalam dunia jurnalistik. Karena itu, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Tipikal.id dalam menjalankan kerja jurnalistik.
Alhamdulillah, kesempatan mengikuti Muktamar NU ke-35 menjadi pengalaman yang patut disyukuri. Dari pengalaman tersebut, nilai moderasi, toleransi, pengabdian kepada umat, pendidikan, serta kecintaan terhadap bangsa menjadi bagian yang dapat dipahami melalui perjalanan NU.
Bagi Tipikal.id, pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kerja media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga dapat membuka ruang untuk memahami berbagai nilai sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.
- Penulis: Andi




