SDN 1 Krawangsari Menanti Revitalisasi, Atap Bocor
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- print Cetak

SDN 1 Krawangsari Menanti Perbaikan Sarana Sekolah
LAMPUNG SELATAN, Tipikal.id — SDN 1 Krawangsari menanti revitalisasi untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah di Dusun Jepang, Desa Krawangsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Meski sejumlah bangunan mengalami kerusakan, kegiatan belajar mengajar dan aktivitas siswa tetap berjalan dengan baik.
Selain itu, wali murid mengapresiasi kinerja guru serta perkembangan kegiatan pendidikan di sekolah tersebut. Namun, mereka berharap pemerintah segera membantu memperbaiki ruang kelas, terutama bagian atap yang mengalami kebocoran.
-
Proses Pembelajaran Tetap Berjalan Baik
Anita Arfenia Putri, perwakilan wali kelas 2 SD Negeri 1 Krawangsari, menilai para guru menjalankan tugas dengan baik dan terus mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran.
“Menurut saya, guru-gurunya alhamdulillah luar biasa, bagus, baik, kinerjanya bagus, dan sangat kreatif,” katanya kepada NU Media Jati Agung, Senin (5/10/2026).
Selain pembelajaran di kelas, sekolah juga mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti pramuka, silat, dan tari. Sekolah juga membiasakan siswa menjalankan kegiatan keagamaan, mulai dari salat dhuha, salat dzuhur, hingga mengaji sebelum pembelajaran.
“Alhamdulillah ada, lebih baik lagi. Contohnya seperti banyak-banyak ekskul seperti pramuka, silat, tari, dan ada tambahan-tambahan pelajaran terutama salat dhuha, salat dzuhur. Itu di awal sebelum mengajar juga diutamakan mengaji dahulu,” jelasnya.
-
Kerusakan Atap dan Dinding Membutuhkan Perbaikan
Meski kegiatan pendidikan berjalan, kondisi fisik sejumlah bangunan masih membutuhkan perhatian. Berdasarkan pantauan NU Media Jati Agung di lokasi, beberapa bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan, terutama atap yang mengalami kebocoran.
Anita menjelaskan, kerusakan tersebut terlihat pada sejumlah ruang kelas, termasuk kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Selain genteng dan atap, beberapa bagian dinding juga membutuhkan perbaikan.
“SD Negeri 1 Krawangsari perlu banyak perbaikan. Kelas 1, kelas 2, kelas 3 itu gedungnya banyak yang rusak, terutama genteng-gentengnya, atapnya itu pada bocor dan dinding-dindingnya banyak yang rusak. Untuk yang terkait, saya mohon untuk diperbaiki,” ujar Anita.
Karena siswa menggunakan ruang kelas setiap hari, kondisi bangunan tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian agar lingkungan belajar semakin baik.
-
Wali Murid Apresiasi Perkembangan Pendidikan
Yeni, wali murid yang memiliki anak di kelas 4 dan kelas 2, juga mengapresiasi perkembangan kegiatan pendidikan di SDN 1 Krawangsari. Menurutnya, sekolah sudah menjalankan pembelajaran dan berbagai aktivitas siswa dengan baik.
“Menurut saya sih bagus, cuma ya itu di sini kita mau membahas tentang pembangunannya. Kalau masalah di dalamnya itu tentang pelajaran, tentang aktivitas semua bagus. Cuma ya itu, tinggal kita memperbaiki keadaan sekolahnya,” ungkap Yeni.
Dengan demikian, Yeni menilai sekolah perlu mengimbangi perkembangan pembelajaran dengan peningkatan kualitas bangunan dan fasilitas pendukung.
-
Wali Murid Nilai Perkembangan Sekolah Capai 90 Persen
Yeni memperkirakan perkembangan SD Negeri 1 Krawangsari telah mencapai sekitar 90 persen. Ia menilai pembelajaran, kegiatan siswa, dan aktivitas pendidikan sudah berjalan, sedangkan pembangunan fisik masih membutuhkan peningkatan.
“Ada, yaitu 90%. 100-nya mungkin tentang pembangunan. Kalau tentang pelajaran, tentang kegiatan, tentang semuanya sudah 90%, tinggal dibarengin dengan pembangunannya, itu aja,” ujarnya.
Penilaian tersebut menggambarkan apresiasi wali murid terhadap proses pendidikan sekaligus harapan mereka agar sekolah segera meningkatkan sarana dan prasarana.
-
Wali Murid Menilai Kepala Sekolah Baru Lebih Aktif
Selain menyoroti fasilitas, Anita juga mengapresiasi kepemimpinan kepala sekolah yang baru. Ia menilai kepala sekolah menunjukkan kedisiplinan dengan datang tepat waktu, bahkan sebelum para guru dan siswa tiba.
“Menurut saya, Ibu Kepala Sekolah Krawangsari yang baru itu bagus ya, karena disiplin. Kalau berangkat itu tepat waktu, bahkan sebelum murid-murid dan guru berangkat, itu kepala sekolah sudah berangkat duluan,” tutur Anita.
Senada dengan Anita, Yeni melihat kepala sekolah yang baru lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah.
“Saya akui, soalnya beda dengan yang kemarin-kemarin, sekarang lebih ke yang berpartisipasi juga. Itu sih intinya mah partisipasi, kalau terlalu vakum juga kan nggak bagus,” katanya.
-
SDN 1 Krawangsari Ajukan Program Revitalisasi
Untuk mengatasi persoalan sarana fisik, SDN 1 Krawangsari telah mengajukan bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Pengajuan tersebut kini memasuki tahap verifikasi berkas tahap II.
Tahapan ini menjadi bagian dari proses pengajuan bantuan yang diharapkan dapat mendukung perbaikan bangunan dan fasilitas sekolah. Meski demikian, sekolah masih menunggu perkembangan proses pengajuan tersebut.
Melalui program revitalisasi, kebutuhan perbaikan ruang kelas dan sarana pendukung pendidikan diharapkan dapat memperoleh tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
-
Sekolah Berharap Penambahan Fasilitas Pendidikan
Anita berharap pihak terkait tidak hanya memperbaiki ruang kelas, tetapi juga menambah fasilitas yang mendukung kebutuhan siswa.
“Harapan saya, saya ingin yang terkait menambahkan fasilitas gedung seperti UKS, musala, perpustakaan, dan fasilitas-fasilitas yang lain, seperti perbaikan gedung di setiap kelasnya,” ujarnya.
Sementara itu, Yeni berharap perkembangan sekolah terus meningkat hingga mencapai kondisi yang lebih baik, termasuk dalam pembangunan fisik.
“Lebih baik lagi, pokoknya dari 90% bagaimana bisa mencapai 100%, itu aja sih,” kata Yeni.
-
Revitalisasi Diharapkan Dukung Kenyamanan Belajar
SDN 1 Krawangsari terus menjalankan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan keagamaan di tengah keterbatasan sarana fisik. Di sisi lain, kerusakan atap, kebocoran, dan kondisi sejumlah dinding masih membutuhkan penanganan.
Sekolah telah mengajukan bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan kini memasuki tahap verifikasi berkas tahap II. Karena itu, wali murid berharap proses tersebut dapat berlanjut hingga mendukung perbaikan fasilitas sekolah.
Dengan peningkatan sarana dan prasarana, SDN 1 Krawangsari diharapkan dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa sekaligus menunjang keberlanjutan kegiatan pendidikan.
(Sumber informasi: NU Media Jati Agung)
- Penulis: Andi




