Sumpah Pemuda, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Tekankan Empati
- account_circle Andi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Peringati Hari Sumpah Pemuda, MAN 1 Bandar Lampung Perkuat Karakter Siswa
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi MAN 1 Bandar Lampung untuk memperkuat empati dan kepekaan sosial siswa. Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, S.Pd., M.M., mengajak peserta didik meningkatkan kepedulian terhadap sesama, menjaga sopan santun, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
MAN 1 Bandar Lampung menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman utama madrasah, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas X dan XI, dewan guru, serta tenaga kependidikan.
-
Upacara Sumpah Pemuda Berlangsung Khidmat
Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Selanjutnya, Lukman Hakim bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat nasional kepada seluruh peserta.
Dalam amanatnya, Lukman merujuk pesan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia” pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda perlu menerapkan semangat patriotisme melalui tindakan nyata untuk menjaga kehormatan dan persatuan bangsa. Selain itu, pemuda harus memiliki keteguhan mental dan kegigihan dalam menghadapi persaingan global serta perkembangan teknologi.
Menurutnya, empati juga memegang peranan penting dalam membangun kehidupan sosial yang berkelanjutan. Karena itu, siswa perlu menghargai perbedaan dan menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
-
Kepala MAN 1 Bandar Lampung Ingatkan Bijak Bermedia Digital
Selain menekankan nilai patriotisme, Lukman mengingatkan siswa agar menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab. Ia menilai teknologi dapat membantu pelajar mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan inovasi.
Namun, penggunaan teknologi tanpa kebijaksanaan juga dapat memicu perpecahan. Oleh sebab itu, ia mengajak siswa memanfaatkan media digital untuk menyebarkan informasi positif serta menghindari berita bohong dan provokasi.
Dengan sikap kritis dan bijak, siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan era digital tanpa mengabaikan nilai persatuan dan kepedulian sosial.
-
Lukman Hakim Tekankan Empati dan Sopan Santun
Dalam pembinaannya, Lukman juga menyoroti pentingnya penguatan moral dan kepekaan sosial di lingkungan madrasah. Ia mengajak siswa meningkatkan empati, menghormati guru, menjaga fasilitas sekolah, serta menjalankan ibadah bersama dengan tertib.
Ia secara khusus mengingatkan siswa agar tidak terlalu sibuk menggunakan ponsel hingga mengabaikan interaksi sosial di lingkungan sekolah.
“Setiap pagi ketika berpapasan, mari kita lebih peduli dan saling menyapa. Jangan sampai kita terlalu fokus dengan ponsel masing-masing hingga mengabaikan senyum dan sapaan dari guru-guru kita,” tutur Lukman Hakim saat memberikan pembinaan di hadapan para peserta upacara.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun kebiasaan sederhana, seperti menyapa dan menghormati orang lain, sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
-
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Perkuat Akhlak Siswa
Pada akhir amanatnya, Lukman mengajak seluruh peserta didik melakukan introspeksi dan mengingat pengorbanan serta harapan orang tua. Ia menekankan bahwa kesungguhan dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak karimah, dan menjauhi perilaku menyimpang menjadi bentuk bakti kepada keluarga sekaligus investasi masa depan bangsa.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, MAN 1 Bandar Lampung mendorong siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan tanggung jawab.
Upacara berlangsung khidmat dan berakhir dengan seruan bersama untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai pendorong kegiatan belajar serta kontribusi nyata bagi Indonesia.
- Penulis: Andi




