Sekolah Kader PKB Dorong Pemuda Melek Politik dan Demokrasi
- account_circle Andi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Sekolah Kader PKB Jadi Ruang Pendidikan Politik bagi Generasi Muda
Lampung Selatan, tipikal.id — Sebanyak 70 pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Tanjung Sari mengikuti Sekolah Kader Perubahan PKB di Desa Kertosari, Lampung Selatan, pada Minggu (7/6/2026). Melalui kegiatan tersebut, PKB mengajak peserta berusia 17 hingga 35 tahun untuk memperdalam pemahaman politik dan demokrasi.
Para pelajar, mahasiswa, serta aktivis organisasi kemasyarakatan memanfaatkan forum tersebut untuk menambah wawasan politik sekaligus memahami peran strategis generasi muda dalam pembangunan bangsa.
-
Pemuda Diajak Memahami Pentingnya Politik
Banyak anak muda masih memandang politik sebagai sesuatu yang rumit dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, berbagai kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat lahir melalui proses politik.

Karena itu, Sekolah Kader Perubahan PKB hadir untuk membangun kesadaran politik yang sehat sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
-
Hamdani Tekankan Peran Strategis Generasi Muda
Kegiatan tersebut dibuka oleh Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi PKB, Hamdani, S.H.I., yang juga menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam pemaparannya, Hamdani menegaskan bahwa generasi muda memegang peran penting sebagai penerus kepemimpinan bangsa. Oleh sebab itu, mereka perlu memahami politik secara benar agar mampu berpartisipasi secara positif dalam demokrasi.
“Kami berharap agar anak-anak muda di sekitar kita tidak apatis dan cuek terhadap politik, melainkan melek politik dan tidak takut untuk terlibat dalam politik. Karena apapun bentuknya, generasi muda adalah generasi penerus bangsa,” ujar Hamdani.
-
PKB Hadir Melalui Pendidikan Politik Berkelanjutan
Selain itu, Hamdani menjelaskan bahwa Sekolah Kader Perubahan merupakan program kaderisasi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Fraksi PKB di Indonesia.
Program tersebut bertujuan memperkuat pendidikan politik masyarakat sekaligus memastikan kehadiran partai tidak hanya muncul menjelang pemilu.
“Kegiatan Sekolah Kader Perubahan merupakan program rutin dan wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Fraksi PKB se-Indonesia. Program ini dilaksanakan agar keberadaan partai tidak hanya hadir ketika menjelang pemilu saja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, termasuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat,” katanya.
Melalui program tersebut, PKB berupaya memperkuat budaya demokrasi yang lebih partisipatif, terutama di kalangan generasi muda.
-
Diskusi Interaktif Bahas Demokrasi dan Kepemimpinan
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi dialog bersama narasumber. Dalam sesi tersebut, mereka membahas berbagai isu, mulai dari kepemimpinan, demokrasi, pembangunan daerah hingga tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka terkait persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap isu publik cukup tinggi apabila tersedia ruang belajar dan diskusi yang tepat.
-
Mencetak Agen Perubahan dari Tingkat Desa
DPC PKB Lampung Selatan menargetkan program ini mampu melahirkan generasi muda yang kritis, peduli terhadap persoalan masyarakat, serta siap mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mempelajari teori politik, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sekolah Kader Perubahan PKB di Desa Kertosari juga menumbuhkan semangat demokrasi dan partisipasi politik di kalangan generasi muda. Para peserta memilih terlibat aktif dalam proses pembangunan bangsa sekaligus mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.(Andi Rahmat)
- Penulis: Andi




