Panen Raya TNI 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle Andi
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
- print Cetak

Panen Raya TNI 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Lampung Tengah, Tipikal.id — Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Panen Raya TNI Tahun 2026 di Kampung Rejo Basuki 7, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang terhubung secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia itu menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
TNI menggelar panen raya secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan melalui pendampingan kepada para petani.
-
Presiden Pimpin Panen Raya Nasional
Presiden Republik Indonesia memimpin Panen Raya TNI Tahun 2026 dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Selanjutnya, jajaran TNI dan pemerintah daerah di berbagai wilayah mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.
Panen raya itu mengintegrasikan tiga komoditas strategis. TNI AD mendampingi panen padi, TNI AL mendampingi pengembangan kedelai, sedangkan TNI AU mendampingi budidaya tebu.
Di Provinsi Lampung, Gubernur Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, Plt. Bupati Lampung Tengah, Danbrig 4 Marinir/BS, Dandim 0411/KM, Kapolres Lampung Tengah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal menghadiri kegiatan tersebut.
-
Panitia Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat
Panitia membuka rangkaian kegiatan dengan menyerahkan paket sembako kepada masyarakat. Setelah itu, para peserta mengikuti sesi foto bersama sebelum menyaksikan panen raya nasional secara virtual bersama Presiden RI.
Selanjutnya, para peserta memanen padi menggunakan mesin Combine Harvester sebagai wujud dukungan terhadap modernisasi sektor pertanian.
-
Presiden Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah
Dalam arahannya, Presiden RI mengapresiasi sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berhasil memperkuat sektor pertanian hingga mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.
Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir membantu menyelesaikan berbagai persoalan strategis bangsa, termasuk menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga berkomitmen menerapkan zero tolerance terhadap korupsi, penyelundupan, dan berbagai praktik ilegal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam. Setelah mencapai swasembada pangan, pemerintah akan mempercepat swasembada energi dan air sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
-
Panglima TNI Paparkan Capaian Pendampingan
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan bahwa pendampingan terpadu TNI memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

Menurut laporannya, TNI AD mendampingi panen padi seluas 6,26 juta hektare dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau 55,24 persen dari target nasional. Selain itu, TNI AL mendampingi lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan produksi 3.676 ton. Di sisi lain, TNI AU mendampingi lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,36 juta ton gula.
-
Danrem Tegaskan Komitmen Dukung Petani
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa Panen Raya TNI Tahun 2026 menunjukkan kehadiran TNI di tengah masyarakat. TNI terus mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.
“TNI akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat. Keberhasilan swasembada pangan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Danrem.
Panen Raya TNI Tahun 2026 memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi tersebut, seluruh pihak berupaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus mempercepat terwujudnya Indonesia yang mandiri, maju, dan sejahtera. (Andi Rahmat)
- Penulis: Andi



