Hafalan Al-Kahfi, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung Uji Guru
- account_circle Andi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak
Bangun Ekosistem Religius, Kepala Madrasah Perkuat Kompetensi Keagamaan Pendidik
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Hafalan Al-Kahfi menjadi salah satu upaya Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Dr. H. Hamsir, S.Pd., M.Pd.I., dalam membangun ekosistem madrasah religius. Melalui kegiatan tersebut, Hamsir menguji hafalan Surat Al-Kahfi ayat 1–10 kepada tiga pendidik pada Kamis (5/11/2026).
-
Uji Hafalan Al-Qur’an Tiga Pendidik
Ketiga pendidik yang mengikuti ujian tersebut yakni Ustadz Ahfa Faidhoni, Ustadz Parindra Firmando, dan Anita Matlian. Dalam kegiatan itu, Hamsir menguji langsung kemampuan mereka menghafalkan Surat Al-Kahfi ayat 1–10.
Selain mengukur ketepatan hafalan, kegiatan ini juga mendorong para pendidik untuk menjaga konsistensi dalam membaca, mengulang, dan menghafalkan Al-Qur’an.
Dengan demikian, para guru tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga memperkuat kompetensi keagamaan.
-
Perkuat Keteladanan Pendidik di Lingkungan Madrasah
Hamsir menekankan pentingnya kualitas pendidik yang memiliki keseimbangan antara kompetensi profesional dan kemampuan keagamaan.
Sebagai lembaga pendidikan Islam, MTsN 1 Bandar Lampung mendorong para guru agar mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Karena itu, para pendidik perlu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat karakter religius di lingkungan madrasah. Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kebiasaan positif yang mencerminkan nilai-nilai keislaman.
-
Dorong Budaya Menghafal dan Mengamalkan Al-Qur’an
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Bandar Lampung berharap seluruh pendidik semakin termotivasi meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Selain memperkuat kompetensi guru, kegiatan tersebut juga mendukung pembentukan karakter religius seluruh warga madrasah.
Dengan langkah ini, MTsN 1 Bandar Lampung terus mendorong peningkatan mutu pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan spiritual dan karakter peserta didik.
- Penulis: Andi





