Kemenag Lampung Ajak PMII Jaga Lingkungan dan Toleransi
- account_circle Andi
- calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
- print Cetak

Zulkarnain Tekankan Fikih Lingkungan dan Moderasi Beragama
LAMPUNG, Tipikal.id — Kemenag Lampung melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., mengajak kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Raden Intan Lampung menjaga kelestarian lingkungan dan menghargai perbedaan. Ia menyampaikan pesan tersebut saat mengisi materi Pelatihan Kemampuan Dasar (PKD) PMII Raden Intan Lampung di Villa Gatot, Bandar Lampung, Minggu (1/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Zulkarnain mengangkat materi fiqhul bi’ah atau fikih lingkungan. Ia menjelaskan bahwa manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi untuk mengelola, memelihara, dan memberdayakan alam.
-
Manusia Memiliki Tanggung Jawab Menjaga Alam
Zulkarnain menjelaskan bahwa kedudukan manusia sebagai khalifah bukan berarti manusia memiliki seluruh alam semesta. Sebaliknya, manusia menerima amanah untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengambil manfaat dari sumber daya alam.

“Manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi. Khalifah itu adalah pengelola, pemelihara, dan pemberdaya. Jadi, bukan kita menguasai bumi. Kita diberikan amanah untuk mengambil manfaat sekaligus menjaga apa yang ada di dalamnya,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam mengamalkan ajaran Islam. Menurutnya, berbagai kerusakan alam seperti deforestasi, kebakaran hutan, pencemaran udara, banjir, dan tanah longsor dapat muncul akibat perilaku manusia yang mengeksploitasi alam secara berlebihan.
Karena itu, Zulkarnain meminta masyarakat mempertimbangkan dampak lingkungan sebelum memanfaatkan sumber daya alam. Ia menilai eksploitasi tanpa memperhatikan kelestarian alam dapat menimbulkan kerugian bagi kehidupan masyarakat luas.
-
Zulkarnain Dorong Penghijauan dan Penanaman Kembali
Selain menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap alam, Zulkarnain menekankan prinsip Islam untuk menghilangkan bahaya dan mencegah kerusakan.
Ia mengajak kader PMII menerapkan kepedulian lingkungan melalui tindakan nyata, termasuk penghijauan dan penanaman kembali hutan yang mengalami kerusakan.
“Kalau kita melakukan eksploitasi sumber daya alam, harus ada kajian dampak lingkungannya. Jika hutan ditebang, ada kewajiban untuk melakukan penanaman kembali. Jangan hanya mengambil manfaatnya, tetapi mengabaikan kelestariannya,” katanya.
-
Kemenag Lampung Dorong Moderasi Beragama
Selain menjaga lingkungan, Zulkarnain menyampaikan pesan tentang pentingnya menghargai perbedaan dan mengamalkan moderasi beragama.

Ia mengingatkan kader PMII agar menghindari sikap merasa paling benar, eksklusif, dan mudah menyalahkan pandangan orang lain. Menurutnya, Islam mengajarkan umat untuk bersikap moderat serta menghargai perbedaan pendapat selama memiliki landasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan merasa paling benar, merasa hanya kelompok kita yang masuk surga, sementara yang lain dianggap salah. Kalau ada perbedaan pendapat dan memiliki dalil, kita harus saling menghargai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zulkarnain menjelaskan bahwa keberagaman suku, bangsa, dan latar belakang merupakan ketetapan Allah SWT. Ia mengingatkan pesan Surah Al-Hujurat ayat 13 yang mengajarkan manusia untuk saling mengenal meskipun berasal dari suku dan bangsa yang berbeda.
Selain itu, ia meminta kader PMII menerapkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk membangun hubungan harmonis dengan pemeluk agama lain.
Menurutnya, setiap orang harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi sesama melalui ucapan maupun tindakan.
-
Kader PMII Diajak Mengabdi kepada Masyarakat
Pada kesempatan tersebut, Zulkarnain juga mengajak kader PMII mengembangkan kemampuan intelektual, tenaga, dan potensi diri untuk kepentingan masyarakat, umat, serta negara.
Ia mendorong mahasiswa menjadikan ilmu pengetahuan dan kemampuan pribadi sebagai sarana pengabdian serta penyebaran kebaikan.
“Jadilah seorang mujahid yang mengerahkan seluruh kemampuan, baik intelektual maupun tenaga, untuk berkhidmat kepada umat dan negara. Tebarkan kebaikan kepada siapa pun,” pesannya.
Melalui kegiatan PKD tersebut, Zulkarnain mengingatkan kader PMII bahwa pengamalan ajaran agama tidak hanya berkaitan dengan ibadah. Lebih dari itu, umat Islam perlu menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, menghormati perbedaan, dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
- Penulis: Andi





