Breaking News
light_mode

Marwah Wartawan Jadi Sorotan, FOR-WIN Respons Perdamaian Hotman

  • account_circle Andi
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • print Cetak

FOR-WIN Tegaskan Permintaan Maaf Tidak Menghapus Luka Marwah Profesi Wartawan

Bandar Lampung, Tipikal.id Marwah wartawan kembali menjadi sorotan setelah Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN) menanggapi keputusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mencabut laporan kepolisian terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea. Meski kedua pihak berdamai melalui restorative justice, FOR-WIN menilai peristiwa ini tetap menjadi pengingat penting untuk menghormati profesi pers.

Ketua Umum FOR-WIN, Aminudin, S.P., mengatakan organisasinya menghormati langkah damai tersebut. Namun, FOR-WIN menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya menyangkut pihak yang berdamai, tetapi juga menyangkut kehormatan profesi wartawan.

  • FOR-WIN Hormati Keputusan PWI

Dalam pernyataan resminya, Aminudin menyampaikan:

“Permintaan Maaf Mengakhiri Perkara, Tetapi Tidak Menghapus Luka Marwah Profesi Wartawan”

Ia menegaskan FOR-WIN menghormati keputusan PWI yang mencabut laporan terhadap Hotman Paris Hutapea setelah kedua pihak mencapai kesepakatan damai melalui restorative justice.

“Kami menghormati keputusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang mencabut laporan kepolisian terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea setelah tercapainya perdamaian melalui mekanisme restorative justice. Perdamaian merupakan nilai luhur yang patut diapresiasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.”

  • Wartawan Jalankan Amanat Undang-Undang Pers

Selain itu, FOR-WIN mengingatkan bahwa wartawan menjalankan tugas berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, wartawan berhak mengajukan pertanyaan, melakukan konfirmasi, dan menggali informasi untuk kepentingan publik.

“Wartawan bekerja berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan berhak mengajukan pertanyaan, melakukan konfirmasi, dan menggali informasi demi kepentingan publik. Pertanyaan yang diajukan wartawan tidak selalu menyenangkan bagi narasumber, tetapi itulah bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang.”

FOR-WIN menilai perbedaan pendapat atau emosi sesaat tidak dapat menjadi alasan untuk merendahkan profesi wartawan.

  • Marwah Wartawan Harus Tetap Dijaga

Selanjutnya, Aminudin menegaskan bahwa permintaan maaf merupakan bentuk tanggung jawab moral. Namun, ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap permintaan maaf sebagai pembenaran atas penghinaan terhadap profesi pers.

“FOR-WIN menerima bahwa permintaan maaf merupakan bentuk tanggung jawab moral. Akan tetapi, permintaan maaf tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran bahwa penghinaan terhadap profesi wartawan dapat berlalu begitu saja. Marwah profesi pers harus tetap dijaga karena menyangkut kehormatan seluruh insan pers di Indonesia.”

FOR-WIN juga mengajak wartawan untuk meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik.

“Kami mengajak seluruh wartawan untuk tidak menjadikan peristiwa ini sebagai alasan untuk bersikap arogan. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi pengingat agar insan pers semakin profesional, berintegritas, memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, dan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.”

  • FOR-WIN Ajak Semua Pihak Hormati Pers

Di sisi lain, FOR-WIN mengimbau pejabat negara, aparat penegak hukum, pengusaha, praktisi hukum, tokoh masyarakat, dan narasumber untuk menghormati wartawan.

“Di sisi lain, FOR-WIN mengimbau seluruh pejabat negara, aparat penegak hukum, pengusaha, praktisi hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh narasumber agar membangun hubungan yang saling menghormati dengan wartawan. Kritik terhadap pemberitaan adalah hak setiap orang, tetapi penghormatan terhadap profesi pers adalah kewajiban bersama dalam negara demokrasi.”

FOR-WIN memandang peristiwa ini sebagai pelajaran penting bagi semua pihak. Menurut FOR-WIN, kebebasan pers membutuhkan sikap saling menghormati antara wartawan dan narasumber.

“Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran penting bahwa kebebasan pers tidak hanya dijaga melalui peraturan perundang-undangan, tetapi juga melalui sikap saling menghormati antara wartawan dan narasumber.”

Sebagai penutup, FOR-WIN menegaskan bahwa penghormatan terhadap profesi wartawan berkaitan langsung dengan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, kritis, dan independen.

“Karena sesungguhnya, ketika profesi wartawan direndahkan, yang ikut dipertaruhkan bukan hanya kehormatan insan pers, melainkan juga hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, kritis, dan independen.”

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top Scorer Futsal: Habib Ar Rahman Raih Juara UNILA CUP

    Top Scorer Futsal: Habib Ar Rahman Raih Juara UNILA CUP

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Prestasi Top Scorer Futsal MAN 1 Lampung Tengah LAMPUNG TENGAH, Tipikal.id — Top Scorer Futsal menjadi prestasi yang berhasil diraih Habib Ar Rahman, siswa kelas XII.8 MAN 1 Lampung Tengah, dalam Event Protion di UNILA CUP Tahun 2026. Habib Ar Rahman tampil produktif sepanjang kompetisi. Kemampuan mencetak gol yang ia tunjukkan mengantarkannya meraih penghargaan Top […]

  • Begal Lampung Tembak Polisi, BM PAN Desak Tindakan Tega

    Begal Lampung Tembak Polisi, BM PAN Desak Tindakan Tega

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Nov
    • 0Komentar

    BM PAN Kutuk Penembakan Polisi di Bandar Lampung Lampung, TIPIKAL.ID — Begal Lampung kembali menjadi sorotan setelah aksi penembakan terhadap anggota Polda Lampung terjadi di kawasan Labuhanratu, Bandarlampung, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Lampung langsung mengutuk keras insiden tersebut dan meminta aparat kepolisian mengambil […]

  • HUT RI Ke-81 Jadi Momentum Memperkuat Karakter Pendidikan

    HUT RI Ke-81 Jadi Momentum Memperkuat Karakter Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    HUT RI Ke-81 Jadi Momentum Memperkuat Karakter Pendidikan Lampung Selatan, Tipikal.id — HUT RI Ke-81 menjadi momentum penting bagi SMA Nurul Hidayah Way Sulan untuk memperkuat karakter pendidikan, meningkatkan integritas peserta didik, serta menyiapkan generasi yang memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman. Momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan memegang peran strategis dalam […]

  • Semangat Kebangsaan Jadi Pesan HUT ke-81 RI dari Kepala MAN 1 Lampung Barat

    Semangat Kebangsaan Jadi Pesan HUT ke-81 RI dari Kepala MAN 1 Lampung Barat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Semangat Kebangsaan Jadi Momentum Memperingati HUT ke-81 RI Lampung Barat, Tipikal.id — Semangat Kebangsaan menjadi pesan utama yang disampaikan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Barat, Dr. Hendri Setiabudi Sukma, S.S., M.Pd.I., dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026. Ia mengajak seluruh keluarga besar […]

  • SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi LCC MPR Viral

    SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi LCC MPR Viral

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    SMAN 1 Pontianak Soroti Penilaian LCC MPR yang Viral Jakarta, TIPIKAL.ID — SMAN 1 Pontianak meminta klarifikasi resmi kepada penyelenggara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 setelah polemik penilaian jawaban peserta viral di media sosial. Permintaan tersebut muncul usai siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, memprotes penilaian dewan juri saat […]

  • Ziarah Makam Jadi Momentum Jelang Muktamar NU

    Ziarah Makam Jadi Momentum Jelang Muktamar NU

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Ziarah Makam Jelang Muktamar JOMBANG, Tipikal.id — Ahmad Mubarok, Komisaris Media NU Jati Agung Lampung, bersama Pimred Tipikal.id melakukan ziarah makam. Kegiatan berlangsung menjelang Muktamar NU pada 27 Agustus 2026. Ziarah ini menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama dan pendiri NU. Mereka mengunjungi makam sejumlah tokoh penting NU. Di antaranya KH Abdul Wahab Chasbullah, KH […]

expand_less