Korban Jalan Berlubang, Warga Tubaba Bantu Keluarga Karim
- account_circle Andi
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- print Cetak

Duka Korban Jalan Berlubang Masih Menyelimuti KeluargaKorban Jalan Berlubang, Karim, Tubaba, Tulang Bawang Barat, Panaragan Jaya, Jalan Rusak, Kecelakaan, Bantuan Warga, Parida, Infrastruktur Jalan Karim
Tulang Bawang Barat, TIPIKAL.ID — Korban jalan berlubang yang merenggut nyawa Karim di ruas jalan depan Puskesmas Panaragan Jaya masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Di balik kecelakaan tersebut, seorang istri yang masih menjalani pemulihan luka dan dua anak kecil harus menghadapi kehilangan sosok suami dan ayah untuk selamanya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, sejumlah warga yang mengatasnamakan Masyarakat Tubaba Peduli Korban Jalan Berlubang menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada keluarga almarhum Karim, Jumat (30/05/2026).
-
Warga Tubaba Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban
Shaleh, warga Gunung Katun, bersama Wawan Hidayat dari Kecamatan Tulang Bawang Tengah menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada keluarga korban.
Karim diketahui meninggal dunia dalam kecelakaan yang diduga berkaitan dengan kondisi jalan berlubang. Ia meninggalkan seorang istri bernama Parida serta dua anak yang masih berusia kecil.
Selain kehilangan kepala keluarga, keluarga korban juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Parida mengalami luka pada bagian mata dan pelipis sehingga harus menjalani jahitan di bawah mata sebelah kanan. Sementara itu, kedua anaknya mengalami benturan pada bagian pelipis dan masih menjalani pemulihan.
-
Bentuk Empati Masyarakat kepada Keluarga Karim
Shaleh menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang turut merasakan kesedihan keluarga korban.
“Kami datang membawa amanah dari masyarakat yang turut merasakan kesedihan keluarga almarhum Karim. Tidak ada yang dapat menggantikan kehilangan seorang suami dan ayah bagi keluarga ini. Namun kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.
Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang sedang mereka hadapi dan menjadi penguat bahwa masih banyak masyarakat yang peduli,” ujar Shaleh.
Selain itu, ia berharap kepedulian masyarakat dapat memberikan semangat bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.
-
Warga Minta Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas
Sementara itu, Wawan Hidayat menilai tragedi yang menimpa Karim harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya terkait keselamatan pengguna jalan.
“Hari ini kita berduka karena satu nyawa telah hilang. Di balik angka statistik kecelakaan, ada keluarga yang kehilangan tulang punggung, ada istri yang harus menahan luka fisik dan batin, serta ada anak-anak kecil yang kehilangan sosok ayahnya.
Kami berharap tragedi ini menjadi alarm kemanusiaan bagi semua pihak agar persoalan jalan rusak tidak dianggap sebagai hal biasa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas yang tidak boleh ditunda,” tegas Wawan Hidayat.
Karena itu, ia berharap seluruh pihak terkait dapat segera mengambil langkah nyata untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
-
Istri Korban Sampaikan Terima Kasih dan Harapan
Di hadapan warga yang hadir, Parida menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada keluarganya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah peduli kepada keluarga kami. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi yang sedang kami alami. Semoga Allah membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ucap Parida dengan haru.
Selanjutnya, Parida mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara mengingat masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di Tulang Bawang Barat.
“Saya berharap kepada semua pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Jangan sampai ada lagi keluarga lain yang merasakan kehilangan seperti yang kami alami. Kepada pemerintah, saya berharap agar jalan-jalan yang rusak segera diperbaiki sebelum muncul korban-korban berikutnya. Kami tidak ingin ada keluarga lain yang mengalami nasib seperti keluarga kami,” harapnya.
-
Semangat Gotong Royong Tetap Hidup di Tengah Duka
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung sederhana, tetapi penuh empati. Warga yang datang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan dukungan dan kepedulian bagi keluarga Karim yang sedang menghadapi masa sulit.
Melalui aksi solidaritas itu, masyarakat ingin menguatkan keluarga Karim sekaligus mengingatkan semua pihak bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.( Red)
- Penulis: Andi



