Breaking News
dark_mode

Sistem Pemilihan Ketum NU Jadi Bahasan Muktamar ke-35

  • account_circle Andi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

Muktamar NU Bahas Sistem Pemilihan dan Masa Jabatan

JOMBANG, Tipikal.id — Sistem pemilihan Ketum NU menjadi salah satu bahasan penting dalam Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pembahasan tersebut mencakup mekanisme pemilihan Ketua Umum serta masa jabatan pengurus.

  • Dua Opsi Sistem Pemilihan Ketua Umum

Dalam pembahasan sebelumnya pada tingkat Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes), muncul dua opsi terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum.

Opsi pertama mempertahankan sistem yang selama ini berjalan. Mekanisme tersebut mengatur pengusulan calon Ketua Umum yang memenuhi syarat serta calon yang memperoleh restu dari Syuriyah.

Sementara itu, muncul pula usulan baru mengenai model pemilihan dengan mekanisme suara dari setiap wilayah. Narasumber menjelaskan bahwa usulan tersebut masih menjadi bagian dari aspirasi yang akan dibahas dalam Muktamar.

“Setelah itu, nanti kita tahu ada beberapa bahasan yang mungkin memerlukan waktu ya. Karena tadi kan diperebutkan diputar-putar. Apa itu di antaranya? Yang pertama, sistem pemilihan Ketua Umum. Di mana dari hasil munas dan konbes itu ada dua opsi. Opsi yang lama seperti sekarang ini, seperti sebelumnya. Untuk memilih calon Ketua Umum, siapa yang memenuhi syarat ya, dengan jumlah sistem pengusulan, dan calon berikutnya yang mendapatkan restu dari Syuriyah. Nah, itu ada usulan baru. Bagaimana kalau usulan itu dipilih dengan model yang lain? Artinya, setiap wilayah tidak bisa memilih suara, mungkin cuma lima, lalu seterusnya. Nanti suara terbanyak bisa dipilih. Ujarnya”

Menurut narasumber, Muktamar nantinya menentukan pilihan akhir terkait mekanisme tersebut. Karena itu, seluruh opsi masih menunggu pembahasan dan keputusan peserta Muktamar.

“Itu adalah opsi yang tentu semua tergantung keputusan Muktamar nanti. Ujarnya”

  • Masa Jabatan Pengurus Ikut Dibahas

Selain sistem pemilihan Ketum NU, Muktamar juga akan membahas masa jabatan pengurus. Forum akan mempertimbangkan apakah organisasi perlu membatasi masa jabatan pengurus atau tetap mempertahankan ketentuan yang berlaku saat ini.

“Kemudian yang kedua juga ada pembahasan tentang masa jabatan. Apakah pengurus itu dibatasi masa jabatan atau tidak? Atau hanya seperti sekarang ini, Ketua Umum yang tidak boleh lebih dari dua kali. Nah, ini ada usulan-usulan yang akan dibahas nanti. Tentu nanti semuanya bergantung pada Muktamar. Terangnya”

Narasumber menegaskan bahwa berbagai gagasan tersebut belum menjadi keputusan final. Munas dan Konbes sebelumnya hanya menghimpun serta membahas aspirasi yang kemudian masuk dalam proses penyusunan materi Muktamar.

  • Materi Muktamar Melalui Proses Pembahasan

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa penyusunan materi Muktamar berlangsung melalui sejumlah tahapan. Pembahasan bermula dari lingkungan PBNU, kemudian berlanjut melalui Munas dan Konbes hingga menghasilkan draft materi.

“Itu baru berupa aspirasi yang waktu itu dibahas di tingkat Munas dan Konbes. Jadi sesungguhnya draft materi yang ada ini adalah melalui proses yang tidak tiba-tiba. Ungkapnya”

Ia kemudian menjelaskan tahapan pembahasan materi tersebut dalam forum Muktamar.

“Dari pembahasan di PBNU, kemudian Munas Konbes, draft itu dirumuskan. Nanti dibahas di komisi, komisi organisasi. Pasti menarik nanti. Ini saja sudah mulai menarik.”

  • Perbedaan Pendapat Tetap dalam Semangat NU

Di tengah pembahasan berbagai opsi, narasumber mengingatkan pentingnya menjaga suasana Muktamar agar tetap penuh kegembiraan meskipun peserta memiliki pandangan berbeda.

“Tapi itulah NU, ya. Kita sudah terbiasa dengan perbedaan, bersilat pendapat, ya. Tetapi tentu sebagaimana harapan kita semua, khususnya juga Pondok Pesantren Tambakberas, agar apa pun yang terjadi, perbedaan pendapat apa pun, kita harus tetap gembira. Ya, harus tetap gembira. Ungkapnya”

Ia juga mengaitkan suasana Muktamar dengan sejarah Pondok Pesantren Tambakberas yang memiliki hubungan erat dengan sejumlah tokoh besar Nahdlatul Ulama.

“Ini berada di pangkuan NU, di pesantrennya Mbah Wahab Hasbullah. Di sini termasuk juga ada makam Mbah Wahab Hasbullah. Tidak jauh dari sini ada makam Mbah Bisri Syansuri. Jelasnya”

Menurutnya, keberadaan makam para tokoh tersebut dapat menjadi sumber semangat bagi peserta Muktamar dalam menjalankan seluruh rangkaian pembahasan.

“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat, menjadi inspirasi, menjadi motivasi bagi peserta Muktamar NU ini. Sehingga gembira setelah kita debat dengan suasana gembira, yang datang kemudian keberkahan. Akhirnya kita semua alhamdulillah. Ya, jelas ya? Sip, sip, sip. Yuk. Pangkas”

Dengan demikian, pembahasan sistem pemilihan Ketum NU dan masa jabatan pengurus akan menjadi bagian dari agenda penting yang menunggu keputusan forum Muktamar NU ke-35. Seluruh opsi yang muncul dari Munas dan Konbes akan mendapat ruang pembahasan dalam komisi terkait sebelum Muktamar menetapkan keputusan.

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persit KCK Koorcab Rem 043 Dukung 13 Anak Thalasemia
    Tni

    Persit KCK Koorcab Rem 043 Dukung 13 Anak Thalasemia

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Persit KCK Koorcab Rem 043 Beri Dukungan BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Persit KCK Koorcab Rem 043 memberikan dukungan kepada 13 anak penderita thalasemia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Imanuel Way Halim, Bandar Lampung, Senin (21/9/2026). Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin memimpin kegiatan tersebut bersama Wakil Ketua dan […]

  • Eli Fitriyana Divonis 11 Bulan, Minta Polda Usut Pihak Lain

    Eli Fitriyana Divonis 11 Bulan, Minta Polda Usut Pihak Lain

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Eli Fitriyana Divonis 11 Bulan TULANG BAWANG BARAT, Tipikal.id — Eli Fitriyana menerima vonis 11 bulan penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Menggala dalam perkara penggunaan ijazah palsu. Seusai persidangan, Eli meminta Polda Lampung mengusut pihak lain yang menurut keterangannya turut berperan dalam perkara tersebut. PN Menggala mencatat perkara itu dengan Nomor 254/Pid.B/2026/PN Mgl. […]

  • Debu Dusun Kemang Ganggu Warga, Truk Proyek Gudang Kopi Disorot

    Debu Dusun Kemang Ganggu Warga, Truk Proyek Gudang Kopi Disorot

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Debu Dusun Kemang Ganggu Aktivitas Warga Akibat Truk Proyek Lampung Selatan, Tipikal.id – Debu Dusun Kemang menjadi keluhan utama warga akibat aktivitas truk pengangkut tanah uruk untuk pembangunan gudang pengolahan kopi di Dusun Kemang, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang. Warga menilai lalu lintas kendaraan bertonase besar menimbulkan debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan potensi […]

  • HUT RI ke-81 Jadi Momentum Membangun Generasi Unggul

    HUT RI ke-81 Jadi Momentum Membangun Generasi Unggul

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    HUT RI ke-81 Perkuat Semangat Kebangsaan di MIN 11 Bandar Lampung Bandar Lampung, Tipikal.id — HUT RI ke-81 menjadi momentum bagi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Bandar Lampung untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan prestasi, serta membangun generasi yang unggul dan berkarakter. Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini juga menjadi pengingat […]

  • Dugaan Pemukulan Saat Muktamar, Panlok Sebut di Luar Wilayah

    Dugaan Pemukulan Saat Muktamar, Panlok Sebut di Luar Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Panlok Jelaskan Batas Kewenangan Pengamanan Jawa Timur, Tipikal.id — Dugaan pemukulan saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang melibatkan jajaran pengurus PWNU dan PCNU asal Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat klarifikasi dari Panitia Lokal (Panlok) dan tim pengamanan. Insiden tersebut terjadi di luar area resmi Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, […]

  • Direktur RSUDAM Perkuat Pelayanan dan Kesejahteraan Pegawai

    Direktur RSUDAM Perkuat Pelayanan dan Kesejahteraan Pegawai

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    RSUDAM Fokus Tingkatkan Mutu Layanan dan Kepercayaan Masyarakat BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Direktur RSUDAM (Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek) Provinsi Lampung, dr. Lukman Pura, Sp. PD., K-GH., MHSM, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kesehatan, meningkatkan kesejahteraan pegawai, dan membangun kepercayaan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Lukman saat memimpin rapat perdana bersama jajaran RSUDAM […]

expand_less