Pernyataan MBG Gubernur Lampung Berbalik Jadi Bumerang
- account_circle Andi
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
- print Cetak

Pernyataan MBG Gubernur Lampung Picu Kritik Warganet
Lampung, Tipikal.id — Pernyataan MBG Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memicu gelombang kritik di media sosial. Alih-alih mendapat dukungan, pernyataannya tentang pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat Lampung justru menuai ratusan komentar sinis.
Selanjutnya, banyak pengguna media sosial mempertanyakan dugaan kepemilikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikaitkan dengan gubernur. Perbincangan itu kembali mencuat setelah publik menyoroti Program MBG.
-
Gubernur Nilai MBG Tingkatkan SDM
Rahmat Mirzani Djausal menegaskan Program MBG masih sangat dibutuhkan di Lampung. Menurutnya, program tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka pasar bagi hasil pertanian dan komoditas pangan masyarakat.
Ia menyampaikan pernyataan itu usai menghadiri Pengukuhan Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPDMBGI) DPD Provinsi Lampung dan DPD kabupaten/kota se-Lampung di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (22/6).
-
Warganet Soroti Dugaan Dapur SPPG
Namun, warganet merespons pernyataan tersebut dengan mempertanyakan jumlah dapur SPPG yang disebut-sebut dimiliki gubernur.
Salah satu komentar yang memperoleh ratusan tanda suka berbunyi, “Punya dapur berapa?” Komentar lain menyindir, “Pak gubernur yang butuh MBG punya dapur berapa pak?”
Tidak berhenti di situ, ada pula warganet yang menulis, “Hasil kinerja Gubernur Lampung apa?” Sementara komentar lain berbunyi, “Sudah mensejahterakan keluarga dan orang-orang terdekatnya.”
Selain itu, sebagian pengguna media sosial juga mengaitkan pernyataan gubernur tentang kebutuhan masyarakat terhadap MBG dengan dugaan kepentingan bisnis dapur SPPG.
-
Respons Netizen Picu Sorotan Publik
Meski demikian, pengguna media sosial menyampaikan komentar tersebut sebagai pendapat pribadi dan belum tentu mewakili pandangan seluruh masyarakat. Namun, derasnya respons negatif menunjukkan keraguan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Di sisi lain, publik kembali memperbincangkan dugaan kepemilikan dapur SPPG oleh gubernur seiring pelaksanaan Program MBG di Lampung.
-
Publik Tunggu Penjelasan Pemerintah
Hingga kini, Gubernur Lampung maupun Pemerintah Provinsi Lampung belum memberikan penjelasan resmi terkait isu tersebut.
Sementara itu, publik menilai pemerintah perlu membuka informasi mengenai pengelolaan, kepemilikan, dan pihak yang terlibat dalam operasional dapur SPPG untuk meredam spekulasi.
Langkah itu diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis. (Red)
- Penulis: Andi



