Propam Polri, Arif Riana Dorong Pengawasan Berintegritas
- account_circle Andi
- calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
- print Cetak

Pengawasan Propam Polri Jadi Kunci Kepercayaan Publik
BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Pengawasan Propam Polri menjadi sorotan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada 17 Oktober 2026. Pimpinan Redaksi NU Media Jati Agung, Arif Riana, mendorong penguatan pengawasan internal yang berintegritas untuk menjaga profesionalisme anggota kepolisian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Arif berharap Propam Polri terus memperkuat pengawasan internal serta menegakkan disiplin dan kode etik secara profesional, objektif, dan berkeadilan.
“Atas nama Redaksi NU Media Jati Agung, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-24 Propam Polri. Semoga Propam semakin profesional, berintegritas, dan konsisten menjalankan fungsi pengawasan demi menjaga kehormatan institusi Polri,” ujar Arif Jum’at (16/10/2026).
-
Integritas Menjadi Fondasi Kepercayaan Publik
Arif menilai kepercayaan masyarakat memegang peranan penting dalam hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Karena itu, setiap anggota Polri perlu menjaga profesionalisme dan menjalankan tugas sesuai aturan serta kode etik yang berlaku.
Selain itu, ia menilai Propam memiliki peran strategis dalam memastikan pengawasan internal berjalan konsisten, termasuk menangani dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian.
“Integritas tidak cukup hanya menjadi slogan. Integritas harus tercermin dalam tindakan nyata, terutama dalam penegakan disiplin dan kode etik. Setiap dugaan pelanggaran perlu ditangani secara profesional, objektif, dan tidak tebang pilih,” tegasnya.
Oleh karena itu, Arif berharap Propam terus memperkuat mekanisme pengawasan dan penanganan pengaduan masyarakat. Dengan demikian, setiap laporan dapat memperoleh perhatian sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
-
Arif Riana Dorong Pengawasan Profesional dan Berkeadilan
Arif menegaskan bahwa pengawasan internal tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran. Menurutnya, Propam juga perlu mengutamakan pencegahan dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas personel kepolisian.
Selain memperkuat pengawasan, Polri perlu mengembangkan pelayanan yang humanis serta menegakkan hukum secara adil. Kedua hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Pengawasan yang kuat diperlukan untuk mencegah penyimpangan sekaligus membangun budaya kerja yang profesional. Masyarakat berharap Polri mampu memberikan pelayanan yang humanis, menegakkan hukum secara adil, dan terbuka terhadap kritik maupun evaluasi,” katanya.
Lebih lanjut, Arif menekankan pentingnya tindakan nyata dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat profesionalisme anggota kepolisian melalui pelayanan sehari-hari.
-
HUT ke-24 Propam Polri Perkuat Komitmen Integritas
Dalam momentum HUT ke-24 Propam Polri, Arif mendorong seluruh jajaran Propam untuk meningkatkan kualitas pengawasan, menjaga integritas personel, dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
Ia berharap peringatan hari jadi tersebut memperkuat komitmen Polri dalam membangun institusi yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat.
“Semoga Propam Polri semakin amanah, konsisten menegakkan aturan, serta berani menjaga integritas tanpa pandang bulu. Pengawasan yang profesional dan berkeadilan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin dipercaya masyarakat,” tutup Arif Riana.
Sebagai penutup, Redaksi NU Media Jati Agung menegaskan pentingnya menjaga disiplin, menjunjung tinggi etika profesi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
NU Media Jati Agung
Aktual, Informatif dan Terkini
- Penulis: Andi




