Breaking News
dark_mode

Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta Perkuat Pendidikan Karakter di MTsN 1 Lampung Barat

  • account_circle Andi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

Pembinaan KBC Jadi Langkah Nyata Wujudkan Madrasah Humanis dan Berkualitas

Lampung Barat, Tipikal.id Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) terus menjadi fokus MTsN 1 Lampung Barat dalam memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan mutu pembelajaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan yang diikuti seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si. Pembinaan tersebut menghadirkan Prof. Dr. H. Darmadi, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd., M.Si., Ph.D. sebagai narasumber utama.

  • KBC Bangun Karakter dan Budaya Madrasah

Dalam pemaparannya, Prof. Darmadi menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, keteladanan, dan pembentukan akhlak sebagai fondasi utama proses pembelajaran.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Sebaliknya, pendidikan juga harus membangun karakter peserta didik agar memiliki empati, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan lingkungan.

“Penerapan program ini didasarkan pada lima pilar utama CINTA dan instrumen penilaian akhlak guna menjaga mutu kegiatan belajar mengajar di madrasah,” jelas Prof. Darmadi.

  • Lima Pilar Kurikulum Berbasis Cinta

Prof. Darmadi menerangkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bertumpu pada lima pilar utama yang menjadi landasan dalam membangun ekosistem pendidikan madrasah.

Pilar pertama adalah Cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai fondasi spiritual dalam setiap aktivitas pendidikan. Pilar kedua adalah Cinta kepada Sesama Manusia yang diwujudkan melalui sikap toleransi, empati, dan saling menghormati.

Selanjutnya, pilar ketiga adalah Cinta kepada Ilmu Pengetahuan untuk menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat. Pilar keempat adalah Cinta kepada Lingkungan melalui kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan alam.

Sementara itu, pilar kelima adalah Cinta kepada Bangsa dan Tanah Air yang diwujudkan melalui penanaman nilai nasionalisme, persatuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Prof. Darmadi menegaskan bahwa seluruh pilar tersebut harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian madrasah, baik dalam proses pembelajaran maupun interaksi sosial antarwarga sekolah.

  • Kemenag Lampung Barat Dukung Implementasi KBC

Pada kesempatan tersebut, H. Miftahus Surur menyampaikan apresiasi atas komitmen MTsN 1 Lampung Barat dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

“Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai cinta kepada peserta didik. Dengan pendekatan yang humanis, proses pembelajaran akan lebih bermakna dan mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam membangun budaya cinta, toleransi, dan kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

  • MTsN 1 Lampung Barat Perkuat Pendidikan Karakter

Kepala MTsN 1 Lampung Barat, Desi Arisandi, S.Pd.I., M.MPd., menyambut positif kegiatan pembinaan tersebut. Ia menilai Kurikulum Berbasis Cinta menjadi instrumen penting dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Menurut Desi, implementasi KBC tidak hanya diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga melalui budaya madrasah yang menumbuhkan sikap saling menghargai, gotong royong, disiplin, dan kepedulian sosial.

“Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Dengan demikian, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlakul karimah,” katanya.

  • Pembinaan Tingkatkan Kompetensi Guru

Selain menerima materi utama, para peserta juga mengikuti diskusi interaktif mengenai strategi implementasi KBC, penguatan peran guru sebagai teladan, serta penerapan instrumen penilaian akhlak dalam proses pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 1 Lampung Barat berharap seluruh tenaga pendidik memiliki pemahaman yang sama dalam menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan demikian, madrasah dapat melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.(Andi Rahmat)

  • Penulis: Andi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OSN-P 2026: SMP Negeri 9 Krui Kirim Empat Siswa Berprestasi

    OSN-P 2026: SMP Negeri 9 Krui Kirim Empat Siswa Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    OSN-P 2026 Jadi Ajang Pembuktian Prestasi Siswa SMP Negeri 9 Krui Pesisir Barat, Tipikal.id — OSN-P 2026 menjadi ajang bagi SMP Negeri 9 Krui untuk menunjukkan hasil pembinaan akademik. Sekolah tersebut resmi mengirimkan empat peserta terbaik untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Tahun 2026 pada dua bidang lomba, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) […]

  • Tunas Baru Cup II, Atlet Raih Juara di Bandar Lampung

    Tunas Baru Cup II, Atlet Raih Juara di Bandar Lampung

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Tunas Baru Cup II Jadi Ajang Prestasi Atlet Muda BANDAR LAMPUNG, Tipikal.id — Tunas Baru Cup II tingkat Kota Bandar Lampung menjadi ajang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi. Turnamen bulu tangkis yang berlangsung pada 11–13 September 2026 itu menghasilkan sejumlah capaian, mulai dari Juara 1 hingga Juara 3, serta membawa […]

  • Sekber Tiga Konstituen Dewan Pers di Lampung Resmi Dibentuk

    Sekber Tiga Konstituen Dewan Pers di Lampung Resmi Dibentuk

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Lampung, TIPAKAL.ID — Sekber Dewan Pers Lampung resmi terbentuk pada Jumat, 1 Mei 2026. SMSI, AMSI, dan JMSI menyatukan langkah di Bandarlampung untuk mengawal kebijakan publik, memperkuat advokasi, serta membuka ruang aspirasi masyarakat secara lebih efektif. Tiga Organisasi Media Satukan Langkah Sekretariat Bersama atau Sekber tiga konstituen Dewan Pers resmi berdiri di Lampung. Tiga organisasi […]

  • Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Daring

    Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Daring

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau LAMPUNG, Tipikal.id — Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mendorong Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah antisipasi. Pemprov Lampung menginstruksikan seluruh satuan pendidikan mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring dari rumah. Pembelajaran Daring Berlaku Dua Hari Gubernur Lampung menerbitkan Surat Edaran Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar […]

  • Siswa SMA Nurul Hidayah Way Sulan Lolos ke Universitas Ternama

    Siswa SMA Nurul Hidayah Way Sulan Lolos ke Universitas Ternama

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    Siswa SMA Nurul Hidayah Way Sulan Lolos ke Universitas Ternama, Empat Lulusan Raih Kampus Impian Lampung Selatan, Tipikal.id – Siswa SMA Nurul Hidayah Way Sulan kembali mengukir prestasi dengan menembus sejumlah universitas ternama di Indonesia. Empat lulusan berhasil meraih kursi di perguruan tinggi melalui kerja keras, semangat belajar, dan pendampingan dari sekolah. Capaian tersebut sekaligus […]

  • Jejak Dedak dan Menir di Balik Gunungan Gabah Bulog Lampung

    Jejak Dedak dan Menir di Balik Gunungan Gabah Bulog Lampung

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle aden rian
    • 0Komentar

    Oleh: Juliansyah Lubis Ketua DPW JPKP Provinsi Lampung Bandar Lampung, Tipikal.id — Di halaman sebuah penggilingan padi, truk-truk bermuatan gabah datang silih berganti. Karung-karung hasil panen petani diturunkan, ditimbang, lalu masuk ke mesin pengolahan. Beberapa jam kemudian, gabah itu berubah menjadi beras. Beras kemudian masuk ke gudang, menjadi bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dan […]

expand_less